Kekurang Tenaga Medis Dewan Buleleng Desak Pemerintah Penambahan Tenaga

SINGARAJA - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kehadiran tenaga medis ditengah pandemic Covid 19 yang ada tentunya sangat dibutuhkan. Namun lain halnya yang ada di Puskesmas Busungbiu satu sangat minimnya tenaga medis sehingga para Wakil Rakyat yang duduk di DPRD Kabupaten Buleleng melakukan infeksi mendadak (Sidak) ke Puskesmas Busungbiu Satu. Dalam Sidak yang dilakukan DPRD Buleleng itu dipimpin langsung Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Buleleng Gede Suradnyana yang mengajak Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng Luh Hesti Ranitasari beserta seluruh anggota komisi, Kamis (28/5/2020) pagi yang diterima langsung Kepala Puskesmas Busungbiu Satu dr Dessy Arini.

 

 

 

Menurut Dessy pihaknya membenarkan kalau selama ini puskesmas Busungbiu satu kekurangan terhadap tim medis seperti dokter. Dimana puskesmas Busungbiu Satu merupakan puskesmas rawat inap namun kehadiran seorang dokter hanya dua orang. Sehingga dengan adanya hal itu pihaknya menilai kalau di Puskesmas Busungbiu Satu dirasa sangat kekurangan seorang dokter.”Memang untuk di puskesmas Busungbiu hanya memiliki dua orang dokter. Padahal disini (puskesmas Busungbiu satu-red) merupakan puskesmas rawat inap sehingga kami menilai sangat kekurangan seorang dokter,”tuturnya.

Dimana menurut Dessy, idial dokter yang ada di puskesmas sebanyak tiga atau empat orang dokter. Bila di puskesma rawat inap, lanjut Dessy hanya terdapat dua orang dokter tentu hal itu menjadi kewalahan disaat menerima pasien.”Sementara ini kita masih terbantu dengan adanya dokter internsip, tapi itu tidak lama lagi karena sekitar 4 bulan lagi akan berakhir, setelah itu akan kembali kewalahan untuk memberikan pelayanan,”tambahnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top