https://www.traditionrolex.com/27 Hendak Berangkat Jualan Mobil Terbakar di Tengah Jalan - FAJAR BALI
 

Hendak Berangkat Jualan Mobil Terbakar di Tengah Jalan

(Last Updated On: 03/05/2020)

TABANAN – fajarbali.com | Nasib apes menimpa seorang pedagang janur, dimana pada saat mengendarai mobilnya jenis pick up, Daihatsu Zebra DK 8098 CY, terbakar di tengah jalan, Sabtu (2/5/2020) malam. Diduga kebakaran diakibatkan konsleting pada bagian accu. 

 

 

Berdasarkan informasi, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 Wita, di jalan raya jurusan Pupuan seririt tepatnya sebelah utara Pabrik Kopi Mutiara, di Banjar Dinas Batungsel Kelod, Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.

 

Dimana pada saat kejadian korban, I Komang Surya Adnyana (41), asal Banjar Kapas Jawa, Desa Tinggarsari, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, bersama istri dan dua anaknya mau berangkat berjualan pisang dan janur menuju Pasar Jimbaran, Badung. Pada saat sampai di TKP ada kendaraan jenis Pick Up mendahului mobil korban sambil membunyilan klakson dan berteriak ada api menyala di bawah body mobil. Seketika itu korban langsung menghentikan mobilnya dan turun bersama ketiga penumpangnya. Korban kemudian mencari pertolongan kepada warga setempat, sesaat kemudian relawan Batungsel dan warga membantu memadamkan api dengan air. Kurang lebih setengah jam api berhasil dipadamkan. 

 

Kasubag Humas Polres Tabanan, Iptu I Nyoman Subagia, saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kebakaran tersebut. Menurutnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp 10 juta. “Diduga kebakaran disebabkan konsleting pada accu sehingga muncul percikan api dibawah bodi mobil. Mobil mengalami rusak dibawah jok depan,” jelasnya, Minggu (3/5/2020). (kdp).

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dampak Corona Membuat Masyarakat Harus Berpikir Kreatif

Ming Mei 3 , 2020
Dibaca: 11 (Last Updated On: 03/05/2020)DENPASAR – fajarbali.com | Dampak wabah Corona (Covid-19) membuat perekonomian Bali merosot drastis, masyarakat pun dibuat resah. Selain itu, minimnya pemasukan untuk biaya hidup sehari-hari semakin menipis. Kekhawatiran dan keluhan tersebut bermunculan dan menjadi momok di tengah masyarakat.    Save as PDF

Berita Lainnya