Sekolah di SMKS Teknas, Auto Dapat Ijazah D2! Kok Bisa?

Empat jurusanatau kompetensi keahlian di SMKS Teknas, yakni Teknik Komputer Jaringan, Desain Komunikasi Visual, Manajemen Perkantoran dan Akuntansi, terintegrasi dengan program D2 Fast Track atau Jalur Cepat di Politeknik Negeri Bali (PNB), dengan biaya sangat terjangkau.

(Last Updated On: )

Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd.

DENPASAR-fajarbali.com | Sekolah Menengah Kejuruan Swasta Teknologi Nasional (SMKS Teknas) Denpasar, menawarkan berbagai program menarik bagi calon peserta didik baru.

Yang paling mencuri perhatian, peserta didik berpotensi langsung mendapatkan izajah Diploma 2, selain ijazah SMK, dan sertifikat kompetensi pendamping lainnya, tentunya.

Kok bisa? Hal ini disebabkan seluruh jurusan yang dikelola SMKS Teknas, yakni Teknik Komputer Jaringan, Desain Komunikasi Visual, Manajemen Perkantoran dan Akuntansi, terintegrasi dengan program D2 Fast Track atau Jalur Cepat di Politeknik Negeri Bali (PNB).

“Siswa-siswi semua jurusan ketika kelas XII bisa daftar langsung program fast track dan dihitung satu semester. Setelah lulus tinggal lanjutin tiga semester lagi untuk dapat ijazah D2,” jelas Kepala SMKS Teknas Dr. Ni Wayan Parwati Asih, S.Pd., M.Pd., di Denpasar, Kamis (2/5/2024).

Peserta didik yang memilih program D2 Fast Track tidak perlu pusing merogoh kocek dalam-dalam. Sebab, biaya per semester cukup Rp 1 juta. Parwati Asih atau kerap disapa Agek, menyayangkan jika program yang bagus ini tidak dimanfaatkan.

Tidak semua SMK, baik negeri maupun swasta yang memiliki fasilitas D2 Fast Track tersebut. SMKS Teknas boleh dikatakan satu-satunya SMK swasta di Bali yang semua kompetisi keahliannya bekerja sama dengan PNB.

“Kita lihat banyak orang yang bersaing merebut beasiswa, sementara ini sudah sangat diringankan. Apalagi dijamin dapat kerja. Kalau tidak, bisa cari saya. Saya tanggung jawab,” tegas guru yang juga wirausaha tersebut.

Agek berani sesumbar karena memiliki jaringan luas berbagi kalangan. Tidak kurang dari 100 industri telah digandeng oleh SMKS Teknas, sehingga selama ini lulusannya tidak pernah ada yang sampai menganggur.

Berkat relasi yang luas pula, SMKS Teknas memiliki program orangtua asuh yang siap menanggung biaya pendidikan peserta didik. Setiap tahun, 50 persen peserta didik baru ditanggung oleh relasinya hingga lulus.

Langkah itu, menurutnya murni didorong oleh rasa gotong royong untuk memajukan sumber daya manusia tanpa melihat latar belakang kepercayaan, suku atau golongan.

Bahkan, beberapa orangtua asuh atau donatur tidak pernah bertemu dengan anak yang dibiayainya. “Tiap bulan mereka transfer rutin,” ujar Agek.

Gebrakan lain yang dilakukan wanita yang dinobatkan sebagai Tokoh Kartini Indonesia tahun 2024 ini adalah program magang ke Jepang. Dia menyasar peserta didik kelas XI untuk berangkat.

Apabila ada yang berminat, kuota satu orang dia sanggup menanggung biaya pemberangkatan. Dan jika lebih dari satu orang, setengah dia menanggung separuh biayanya. SMKS Teknas masih membuka pendaftaran hingga Juli 2024 mendatang untuk tahun ajaran 2024/2025.

 

 

Next Post

ABG Disetubuhi di Hotel, Lapor Polisi Usai Diancam Sebarkan Poto-poto Pribadi

Kam Mei 2 , 2024
Diduga kuat, hubungan asmara ini dilakukan atas dasar suka sama suka.
Ilustrasi-pemerkosaan-di-univ-andalas

Berita Lainnya