Warga Karantina Banjar Dibantu Bumbu Dapur

NEGARA – fajarbali.com | Selain dibantu oleh pemerintah daerah, warga karantina banjar di Banjar Munduk Desa Kaliakah juga mendapatkan pasokan bumbu dapur dari pihak yang peduli, Kamis (9/7/2020).

Bumbu dapur sangat dipentingkan oleh warga banjar karantina , untuk kebutuhan sehari-hari. Pelaksanaan karantina wilayah banjar tersebut sampai kini berlangsung lancar dan aman, yang dijaga Satgas Gotong Royong Desa Kalialah bersama tim surveilance. Ratusan bumbu dapur yang dipasok bantuan dari relawan itu berupa lombok, bawang, garam, merica dan lain-lain. 

 

Perbekel Kaliakah, Made Bagiarta mengatakan sekarang ini warga karantina banjar sangat membutuhkan bumbu dapur yang dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari.  Menurutnya, distribusi untuk pasokan sembako tak hanya dari Gugus Tugas Jembrana dan Pemkab Jembrana, tetapi juga dari beberapa pengusaha di sekitar Kaliakah yang membantu. Bantuan bumbu dapur yang disalurkan ini kata Bagiarta berasal dari Srikandi Kaliakah. “Bumbu dapur sekarang lagi dibutuhkan oleh warga yang sedang menjalani karantina,” ujarnya. Bumbu dapur sebanyak 250 paket tersebut diserahkan ke posko untuk disalurkan ke masing-masing tempek. Tidak hanya bumbu dapur , kebutuhan yang mendesak lainnya yakni susu anak atau lainnya. 

 

Sementara, Putu Wiadi selaku Koordinator Srikandi menyampaikan bantuan bumbu dapur itu diberikan kepada warga yang sedang jalani karantina banjar di Banjar Munduk. Hal ini dilakukan karena bumbu dapur ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Menurutnya sebanyak 250 paket bumbu dapur dipasok ke warga karantina. “Kita serahkan sesuai jumlah KK. Sebelumnya juga sayur mayur kepada beberapa warga,” terang Wiadi. Sesuai karantina wilayah, warganya tak boleh keluar desa. (prm).

 

 

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sekda Koordinasi Via Vidcon dengan Bendesa Adat se-Badung Masuki New Normal, Pastikan Panca Yadnya Terapkan Protokol Kesehatan

Kam Jul 9 , 2020
MANGUPURA – fajarbali.com | Memasuki tatanan budaya pola hidup baru atau new normal, pelaksanaan upacara Panca Yadnya di Kabupaten Badung dipastikan tetap menerapkan protokol kesehatan.  Save as PDF

Berita Lainnya