Warga Binaan Rutan III B Gianyar Mendapat Vaksin, Terdapat Warga Binaan Tidak Lolos Screening

(Last Updated On: )

GIANYAR-fajarbali.com | Sebanyak 134 warga binaan Rutan kelas III B Gianyar, Selasa (13/7/2021) kemarin mendapat vaksinasi. Vaksinasi ini agar terhindar dari paparan covid 19. Hal ini dijelaskan Karutan Gianyar, M Bahrun, dimana di rutannya terdapat 134 warga binaan. 


Lebih jauh Karuta M Bahrun menjelaskan  bahwa ada sebanyak 134 orang sasaran vaksinasi di Rutan Kelas IIB Gianyar. Yang terdiri dari 115 warga binaan laki-laki dan 19 orang warga binaan perempuan.

“Adapun jenis vaksin yang diberikan adalah Sinovac,” ujarnya.

Vaksinasi tersebut digelar bekerjasama dengan Pemkab Gianyar, dimana vaksinatornya terdiri dari 1 orang dokter, 5 orang perawat dan staff dari dinas terkait.

“Mekanisme seperti vaksinasi pada umumnya, pertama dilakukan screening dulu, apabila sehat akan langsung divaksin. Setelah divaksin dilakukan observasi selama 30 menit,” paparnya.

Baca juga :
Tabrak Anjing Liar di Batubulan, Pengendara N-Max Patah Pinggul
Safari Spiritual Bupati Tabanan Tak Henti Berdoa Agar Pandemi Covid-19 Cepat Berakhir

Dari 134 wajib vaksin, ada 13 orang warga binaan yang tidak lolos screening dengan alasan medis maupun sudah divaksin.

“13 orang warga binaan yang tidak lolos ini terdiri dari 11 orang yang kondisi kesehatannya tidak memungkinkan, dan 2 orang sudah divaksin meskipun dengan jenis vaksin yang berbeda,” sambungnya.

Warga binaan yang mendapatkan vaksin adalah sebanyak 121 orang dengan rincian 106 warga binaan laki-laki dan 15 orang warga binaan perempuan. Pihaknya pun berharap melalui vaksinasi Covid-19 ini, para system imun para warga binaan bisa tetap terjaga sehingga tidak mudah terpapar virus Covid-19. 

“Kita berharap agar para warga binaan sehat selalu, disamping tetap menerapkan prokes di dalam rutan secara ketat,” tandasnya. (sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Desa Wisata di Bali Wajib Kantongi Sertifikat CHSE

Sab Jul 17 , 2021
(Last Updated On: )DENPASAR-fajarbali.com | Dalam upaya mendukung kebangkitan sektor pariwisata di Bali dan meningkatkan kepercayaan wisatawan dimasa pandemi Covid-19, sertifikat protokol kesehatan CHSE, (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) wajib hukumnya untuk dimiliki oleh semua pelaku usaha di industri pariwisata, baik itu hotel, villa, restaurant, jasa travel maupun desa wisata.

Berita Lainnya