
Dirk Hermanus Egbertus Kastermans (rompi orange) terdakwa kasus penipuan yang divonis dua tahun tiga bulan penjara.Foto/dok
DENPASAR-Fajarbali.com|Dirk Hermanus Egbertus Kastermans (53) pria kelahiran, Hoorn, Belanda terdakwa kasus penipuan sewa menyewa lahan dan bangunan (Vila) divonis hukuman penjara selama 2 tahun dan 3 bulan. Ini terungkap dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis (20/7/2023).
Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Anak Agung Made Aripathi Nawaksara menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP.
"Terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan. Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama dua tahun dan 3 bulan potong masa tahanan," demian amar putusan hakim dalam sidang yang digelar secara online.
Vonis hakim ini dua bulan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) NP Widyaningsih yang sebelumnya menuntut agar terdakwa dipenjara selama dua tahun dan enam bulan. Atas vonis hakim tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya tidak terima dan menyatakan banding.
Diberitakan sebelumnya, dalam dakwaan jaksa yang dibacakan terungkap, kasus yang menjerat terdakwa ini berawal saat terdakwa bersama saksi korban, Eddy Lamdjani sepakat untuk melakukan transaksi sewa menyewa lahan dan bangunan Villa yang terletak di Jalan Sekuta Nomor 16, Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.
BACA Juga : Terlibat Kasus Penipuan, Bule Ausie Didepak Usai Bebas dari Lapas Karangasem










