Penertiban Lalulintas di Kawasan Ubud, Satu Mobil Diderek

Atas tindakan ini, petugas gabungan mendapat dukungan dari masyarakat. Namun masyarakat mengharapkan penertiban tersebut tidak hanya dilakukan seminggu dua minggu tapi secara berkelanjutan. “Pengalaman kami di sini usai penertiban seminggu atau dua minggu lagi mereka akan melanggar lagi. Kami harap dilakukan berkelanjutan,” ujar Gus Ari.

 Save as PDF
(Last Updated On: 15/05/2023)
GIANYAR-fajarbali.com | Menindaklanjuti FGD soal kemacetan lalulintas di Kawasan Ubud terutama di pusat kota Ubud, Dishub Gianyar yang tergabung dalam Tim Gabungan mulai unjuk gigi dengan menertibkan parkir liar di kawasan tersebut. Tim gabungan ini selain Dishub, ada Koramil Ubud, Polsek Ubud dan Satpol PP. 
 
 
Meningkatnya kunjungan wisatawan di kawasan tersebut, juga memicu kendaraan roda empat parkir sembarangan. Untuk memberi kenyamanan baik kepada wisatawan dan warga yang melintas, penertiban di kawasan tersebut dilaksanakan. Parkir liar ini kerap menjadi kritikan warga dan wisatawan sehingga mereka tidak nyaman bila melintas di Ubud. 
 
Penertiban Senin (15/5/2023) menyasar sejumlah kendaraan yang parkir di badan jalan sepajang jalan Monkey Forest, Jalan Raya Ubud hingga Jalan Hanoman. Pihak petugas menindak para pemilik kendaraan dengan persuasif. Mengajak para pemilik kendaraan untuk sama-sama sadar menjaga Ubud dan mentaati peraturan lalulintas. Mereka pun diarahkan untuk memarkir kendaraannya di basement pasar Ubud dan Lapangan Astina Ubud. 
 
Plt. Kepala dinas perhubungan Gianyar, I Wayan Suamba, saat dikonfirmasi mengatakan, penertiban ini merupakan tindak lanjut dari FGD yang telah dilakukan berulang kali dengan permasalahan yang sama. Pihaknya pun saat penertiban berlangsung, terpaksa harus menderek satu unit kendaraam pickup. “Saat penertiban kebetulan ada 1 mobil saja yang melanggar yang lain mereka mau memindahkan ke tempat yang diarahkan tuk parkir,” ujarnya. 
 
Atas tindakan ini, petugas gabungan mendapat dukungan dari masyarakat. Namun masyarakat mengharapkan penertiban tersebut tidak hanya dilakukan seminggu dua minggu tapi secara berkelanjutan. “Pengalaman kami di sini usai penertiban seminggu atau dua minggu lagi mereka akan melanggar lagi. Kami harap dilakukan berkelanjutan,” ujar Gus Ari. Terkait hal itu, Suamba mengatakan penertiban akan dilakukan terus menerus. “Akan dilaksanakan terus secara berkala tanpa pemberitahuan,” tandas Suamba.sar
 Save as PDF

Next Post

Catat Kenaikan Pertumbuhan Laba Bersih di Tahun 2022, Indosat Bagikan Dividen Rp2 Triliun

Sen Mei 15 , 2023
Dibaca: 434 (Last Updated On: 15/05/2023) (Kiri-Kanan) : Direktur Irsyad Sahroni, Direktur Ritesh Singh, Direktur Ahmad Zulfikar Said, Komisaris Utama Halim Alamsyah, Direktur Utama Vikram Sinha, Direktur Desmond Cheung, Direktur Muhammad Buldansyah dan Direktur Nicky Lee Chi Hung. (Foto : ist)   DENPASAR-fajarbali.com | Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau Perseroan, IDX: […]
IMG-20230515-WA0052

Berita Lainnya