Polisi Kejar Pelaku, Penemunan Orok Laki-laki 8 Bulan di UPTD Puskesmas Payangan

Dimana bayi tersebut, berjenis kelamin laki-laki terbungkus kain, selimut dan dan ada ari-arinya dan lingkar kepala 34 cm, panjang badan 48 cm, lingkar perut 25 cm, berat badan 2,25 kg. “Jari pada kaki dan tangan lengkap serta normal, bayi diperkirakan dibuang pada dini hari mengingat kondisi bayi masih lemas,” jelas AKP Ady Wijaya.

GIANYAR-fajarbali.com | Bayi yang berumur sekitar 8 bulan, terbungkus tas kresek berwarna merah ditemukan di areal parkir UPTD Puskesmas Payangan, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar. Saat ditemukan, orok tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa, Selasa (4/10/2022) pagi. 
Dari data Kapolsek Payangan, disebutkan pada Selasa pagi yang pertama melihat bungkusan tersebut adalah Ni Wayan Guniantari yang bekerja sebagai petugas kebersihan. Dimana pagi iyu Guniantari melakukan kebersihan di areal parkir. Pada saat melakukan pembersihan di areal parkir sisi selatan, dirinya melihat bungkusan dengan menggunakan tas kresek warna merah. Pada saat ditemukan bungkusan hendak dibuang ke tong sampah. Namun saat diambil dengan cerok, ternyata berat. 
 
Karena penasaran, saksi memberitahu teman kerjanya Wayan Suartika. Saat di lokasi, keduanya membuka bungkusan tersebut dan dilihatnya ada bayi. Selanjutnya, Suartika menghubungi Polsek Payangan guna tindakan lebih lanjut. 
 
Dimana malam sebelumnya, I Gede Wahyu Juniartha pemilik dari Sunari phone yang berlokasi didepan TKP bahwa dirinya sekitar pupul 19.00 Wita melihat ada beberapa anak muda yang sedang kumpul-kumpul di areal TKP. Hanya saja dirinya tidak mengetahui secara pasti asal maupun identitasnya dan  sekira pukul 20.30 wita anak muda yang tadinya dilihat kumpul- kumpul tersebut membubarkan diri. Pemilik toko selanjutnya beberapa saat kemudian menutup toko. 
 
Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya didampingi Pawas Kanit Reskrim Ipda Gde Andika Arya Pramartha dengan melibatkan semua piket fungsi tiba di TKP bersama team medis dari UPTD Puskesmas Payangan yang di pimpin dr. Arisani. Dimana bayi tersebut, berjenis kelamin laki-laki terbungkus kain, selimut dan dan ada ari-arinya dan lingkar kepala 34 cm, panjang badan 48 cm, lingkar perut 25 cm, berat badan 2,25 kg. “Jari pada kaki dan tangan lengkap serta normal, bayi diperkirakan dibuang pada dini hari mengingat kondisi bayi masih lemas,” jelas AKP Ady Wijaya. Ditambah lagi, saat ini jajaran Polsek Payangan melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Sedangkan bayi tersebut sementara dititip di RSU Payangan.sar

Next Post

Tim Gabungan Terus Berupaya Mencari Korban Rafting

Sel Okt 4 , 2022
"Hasil sampai siang ini masih nihil pergerakan. Kalau sampai sore belum ditemukan, maka besok kami mulai di wilayah Denpasar dari bendungan Oongan sampai pantai Padanggalak," jelas Dibya Presasta.