Geliatkan Kunjungan Wisatawan, Soley Bar Gelar “Back To Trance”

(Last Updated On: )
Suasana party event “Back to Trance” di Soley Bar.
MANGUPURA-fajarbali.com | Setelah hampir 2 tahun tutup akibat dampak pandemi covid-19, Soley Bar yang merupakan salah satu outlet bar yang berada di lantai 4 hotel Solia Legian Bali, kini kembali dibuka untuk wisatawan dalam upaya membangkitkan gairah pariwisata. Sebagai bentuk dorongan guna menggeliatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, Soley Bar menggelar party event bertajuk “Back to Trance”, Sabtu (10/9) malam.
 
Food & Beverage Manager Solia Legian Bali, Hanif Arifianto saat jumpa pers mengatakan, event “Back to Trance” merupakan acara perdana yang dilakukan Soley Bar pasca pandemi. Dimana party event tersebut hasil kolaborasi antara team Soley Bar dengan I’m Fabulous Production. Gelaran tersebut juga bagian dari mempromosikan kembali Soley Bar kepada wisatawan maupun masyarakat umum.
 
“Party event Back to Trance ini dimulai dari jam 9 malam hingga 4 pagi dengan menampilkan beberapa DJ, seperti DJ Noldy, DJ Aditya, dan DJ Wiwid yang mengusung genre music rave. Team production memberlakukan sistem FDC senilai 100K/pax dengan mendapatkan welcome drink atau small bottle beer. Dengan konsep standing party, Soley Bar menargetkan event pertama ini dapat dihadiri oleh kurang lebih 400-550 tamu,” ungkapnya.
 
Dalam kesempatan itu Hanif menyatakan sangat optimis Soley Bar dapat mendorong minat wisatawan untuk berkunjung maupun berlibur di Bali khususnya di wilayah Legian. Ia mengatakan jika saat ini rata-rata kunjungan internasional telah mencapai 80 persen yang didominasi oleh wisatawan asal Australia. Selain itu, kunjungan wisatawan domestik juga naik cukup signifikan yang didominasi wisatawan dari Jakarta dan Bandung.
 
“Tentu kami berharap dengan kembali dibukanya Soley Bar, wisatawan yang rindu untuk party maupun menikmati hiburan DJ di Bali dapat terobati. Kedepannya acara serupa akan kembali kami gelar dengan tema Trance Revival I di tanggal 17 September 2022 dan Trance Revival II di tanggal 24 September 2022 mendatang serta akan menjadi event rutin di setiap bulannya,” terangnya.
 
Hanif menambahkan, jika night club di Bali merupakan salah satu hiburan yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ia pun mengaku masih menggunakan jasa DJ lokal guna memberikan kesempatan untuk terus berkarya. “Semoga dengan dibukanya kembali Soley Bar ini dapat meramaikan area Legian yang memang dikenal sebagai pusat night club di wilayah Semigita (Seminyak, Legian, Kuta) dan menjadi salah satu pendongkrak pariwisata yang sekarang sudah menggeliat kembali,” tutupnya. M-001

Next Post

AWBS Adaptif dengan Zaman, Launching Website dan Gelar Manusa Yadnya Gratis

Ming Sep 11 , 2022
Pasemetonan Arya Wang Bang Sidemen (AWBS) Pusat sangat adaptif dengan perkembangan zaman, khususnya bidang teknologi informasi yang menjadi sebuah keniscayaan.

Berita Lainnya