Digerebek Polisi, Bule Amerika Simpan Ganja di Kamar Kos

DIbeli Secara Online di Akun @Bob_infinity Seharga Rp 800.000


Warning: strlen() expects parameter 1 to be string, array given in /home/fajarbal/public_html/wp-includes/functions.php on line 262
(Last Updated On: )

BULE NARKOBA-Seorang bule asal Amerika Serikat bernama Richard Charles Bert Grassel. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polresta Denpasar menggeledah kamar kos nomor 2 di Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara Badung, pada Kamis 30 Maret 2023 siang. Di kamar kos tersebut ditangkap seorang bule asal Amerika Serikat bernama Richard Charles Bert Grassel (26) berikut barang bukti ganja dan tembakau sintesis. 
 
Menurut Kapolresta Denpasar Kombespol Bambang Yugo Pamungkas, tersangka Richard sudah lama tinggal di Bali dan dicurigai sebagai pelaku narkoba. Sehingga tim melakukan penyelidikan di seputaran kamar kos tersangka di Jalan raya Kerobokan Kuta Utara, pada Kamis 30 Maret 2023 sekitar pukul 15.40 Wita. 
 
“Anggota resnarkoba melihat gerak gerik tersangka asal Amerika ini di depan kamar kosnya dengan gelagat mencurigakan,” beber Kombes Bambang didampingi Kasatresnarkoba Kompol Mirza Gunawan, pada Selasa 18 April 2023. 
 
Tidak ingin buruanya kabur, tim lantas menangkap dan menggeledah tersangka Richard. Dari tangan kanannya disita barang bukti 1 plastik klip ganja dan 1 plastik klip tembakau sintetis. Tim juga menggeledah kamarnya dan tidak ditemukan barang bukti narkoba lain. 
 
“Barang bukti yang diamankan yakni 1 plastik klip ganja berat bersih 15,96 gram dan 2 plastik klip tembakau sintetis berat bersih 4,19 gram,” sebutnya. 
 
Diinterogasi, Richard kelahiran asal Bandung Jawa Barat ini mengaku sejumlah narkoba itu dibeli secara online pada akun @Bob_infinity seharga Rp 800.000 dan tembakau sintetis dibeli dari online @Six Edges seharga 275.000. “Kami masih dalami akun tersebut,” bebernya. 
 
Perwira melati tiga dipundak ini menerangkan, tersangka Richard membeli ganja dan tembakau sintetis sejak Bulan November 2022. “Tersangka berperan sebagai pemakai narkoba jenis ganja dan tembakau sintetis,” tandasnya. 
 
Sementara Richard dijerat Pasal 111 ayat (1) UU.RI.No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit 800 juya dan paling banyak 8 miliar. Dan, Pasal 112 ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun, maksimal 12 tahun dan denda 800 juta hingga 8 milyar. R-005 

Next Post

Tragis, Bocah 2 Tahun Terpeleset dan Tewas Tenggelam di Sungai Ayung

Sel Apr 18 , 2023
Korban Awalnya Bermain Bersama Kakaknya Di Dekat Sungai
20230418215332

Berita Lainnya