Srikandi Pascasarjana UNR Bertekad Lebarkan Sayap ke Indonesia Timur

DENPASAR-fajarbali.com | Struktur pimpinan Program Pascasarjana Universitas Ngurah Rai (PPs-UNR) mengalami perombakan untuk periode 2018-2022. Menariknya, seluruh posisi pimpinan dijabat oleh para Srikandi (julukan untuk perempuan).



Di antaranya, Dr. Luh Nina Winarni, SH. MH., sebagai Direktur, Sekertaris Diah Sindhu, S.Sos. MAP., Kaprodi MIH Dr. Cok Istri Dian Laksmi Dewi, SH.,MH., dan Kaprodi MIA Dr. Ida Ayu Putu Sri Widnyani, S.Sos.,MAP.

Nila Winarni menjelaskan, terpilihnya dirinya sebagai Direktur PPs UNR dan Srikandi lain di jajarannya, adalah hak prerogatif pimpinan tertinggi UNR yang dianggapnya sebagai sebuah kepercayaan yang harus dibayar dengan kerja keras dan kontribusi nyata untuk kemajuan lembaga.

Tak tanggung-tanggung, Nila Winarni beserta gerbongnya memasang target melebarkan sayap lembaga di kawasan Indonesia Timur. “Itu target kami. Impelemntasinya kami sudah bekerja sama dengan universitas di Kupang untuk S2. Target itu didukung dengan banyaknya mahasiswa kami dari NTT dan NTB yang kuliah di UNR, termasuk yang kuliah S1,” kata Nila di Denpasar, Kamis (22/2).



Ke depan, sesuai dengan arahan ketua Yayasan Jagadhita Denpasar yang menanungi UNR, pihaknya berencana membuka program studi (prodi) di bidang ekonomi dan teknik. Namun menurut dia, ekonomi yang paling mendekati persyaratan untuk itu. Sementara teknik masih memerlukan proses yang panjang, salah satunya terkendala jumlah dosen berkualifikasi doktor yang masih kurang. “Untuk ekonomi saya optimis bisa lebih cepat,” akunya.

Jebolan Sarjana Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang tahun 1975 ini mengaku, salah satu strategi yang diandalkan adalah memperkuat sinergi catur civitas akademika yang meliputi dosen, mahasiswa, pegawai dan alumni. Pihaknya juga telah merancang forum alumni sebagai ‘marketing tak langsung’ untuk memromosikan bendera PPs UNR.




Terkait target perolehan mahasiswa baru tahun ajaran baru 2018 ini, Nila mengaku sangat optomis. Alasannya, dua prodi yang dikelola yakni MIA dan MIH sudah terakreditasi B. Di samping itu, lanjut Nila, kerja sama dengan pemerintah daerah, kepolisian, pengadilan, kejaksaan dan instansi lain telah terjalin dengan baik dari dulu. “Mahasiswa kami banyak yang pegawai negeri sipil di pemda, anggota polisi, pegawai pengadilan, hakim, kejaksaan dan perusahaan. Alumni kami juga terebukti sangat banyak yang sukses di bidangnya masing-masing,” ujar wanita 63 tahun ini.

Lebih lanjut, soal daya dukung kualitas pengajar dan sarana, prasarana yang dimiliki PPs UNR, ia menjamin kelengkapan tersebut, apalagi telah melalui proses visitasi baru-baru ini oleh tim asesor BAN-PT. Ia optimis dengan tim barunya, bendera PPs UNR akan semakin berkibar, apalagi jajaran di bawahnya sudah berpengalaman dan berkualifikasi doktor. “Bu Cok (Kaprodi MIH), itu masih muda, pintar dan fresh. Bu Dayu (Kaprodi MIA) juga sudah berpengalaman sekali, lincah lagi. Dan Bu Diah (Sekertaris) sudah berpangalaman,” terangnya.




Terpisah, Rektor UNR Dr. Drs. Nyoman Sura Adi Tanaya, M.Si., memaparkan, dengan diangkatnya kaum perempuan sebagai pimpinan dan pejabat struktural di lingkungan UNR, membuktikan lembaga selalu membuka pintu bagi siapa saja yang berprestasi tanpa memandang gender. “Semua berpeluang menjadi pejabat, asal punya prestasi dan loyalitas untuk lembaga,” kata Sura memungkasi. (gde)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

AWK Terima Audensi Paiketan Bang Akasa

Kam Feb 22 , 2018
GIANYAR-fajarbali.com | Senator DPD/MPR RI Arya Wedakarna (AWK) menerima audensi dari Paiketan Bang Akasa dari Banjar Teguan, Desa Bongkasa Kecamatan Abiansemal, Badung. Rombongan dipimpin Bendesa Darmayana selaku ketua, I Wayan Suarsa, I Wayan Sudam Bariana, I Wayan Suasana Putra dan I Wayan Subur. 
BPD BALI