Partisipasi Pemilu 2024 Ditargetkan 85 Persen, KPU Badung Dorong Masyarakat Gencar Cek DPT Online

KPU Badung

Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra (kiri) didampingi Anggota, Agung Rio Swandisara. (Foto: Tha)

 

MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, diharapkan bisa tanpa Hoax atau informasi tidak benar. Apalagi adanya berita terpotong, yang bisa mengakibatkan masyarakat salah memahami regulasi pemilu. Seperti misalnya, pemilih boleh menggunakan KTP Elektronik dalam memilih.

Hal ini menurut Ketua KPU Kabupaten Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra, sangat penting sekali diantisipasi tentang berita terpotong yang pernah terjadi pada tahun 2019. "Boleh datang ke TPS menggunakan KTP Elektronik, namun harus di tempat KTP Elektroniknya dikeluarkan. Kami di tahun 2019, menerima banyak sekali pemilih dari luar membawa KTP Elektronik tanpa surat pindah memilih. Kalau dengan surat pindah memilih itu, penggunaan KTP Elektronik bisa kita layani. Kita harus layani dengan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)," jelasnya saat ditemui usai kegiatan Media Gathering di Dalung, Kamis (28/12/2023).

Ia menegaskan, pemilih dengan KTP Elektronik adalah pemilih yang melakukan atau menggunakan hak pilih di tempat KTP tersebut dikeluarkan. Tetapi jika dia tidak terdaftar di DPT, sudah punya KTP elektronik dia bisa menggunakan hak pilihnya, dengan hadir ke TPS pada pukul 12.00-13.00 WITA. Kendalanya kata dia adalah, apakah surat suara masih tersedia. Karena regulasi yang mengatur adalah, mereka bisa memilih di tempat lain, sepanjang surat suara masih tersedia.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top