Dewan Sayangkan Aset Kolam Segening Terbengkalai Puluhan Tahun

BANGLI-fajarbali.com | Anggota DPRD Bangli, I Made Sudiasa, menyayangkan terbengkalainya aset daerah berupa kolam renang Segening yang berada di Kelurahan Kawan, Bangli sejak puluhan tahun.

Padahal jika mau dimanfaatkan dan dikelola dengan baik, lokasi Kolam Segening tersebut diyakini bisa disulap menjadi sebuah destinasi pariwisata baru berupa wisata spiritual dan rekreasi.

Terlebih, pihaknya melihat, jika dibandingkan dengan Desa, tempat rekreasi bagi masyarakat di perkotaan cenderung minim. “Belakangan ini, di desa sedang gencar-gencarnya menggali dan mengembangkan potensi untuk dijadikan obyek pariwisata. Sedangkan di kota, untuk tempat rekreasi kan cukup terbatas. Semestinya dengan adanya aset seperti itu, bisa dimanfaatkan untuk dikembangkan menjadi sebuah destinasi pariwisata,” ungkapnya saat dihubungi awak media, Senin (25/02).

Lebih lanjut, Politisi Partai Demokrat asal desa Undisan ini juga mengungkapkan, bilamana aset yang terbengkalai itu akan kembali dimanfaatkan, pihaknya lebih condong agar lokasi kolam renang Segening tetap pada fungsi awalnya sebagai tempat rekreasi. Hanya saja, penentuan jenis rekreasi apa yang cocok perlu dilakukan studi kelayakan untuk melakukan kajian seluruh potensi yang ada. “Pemerintah kan punya kapasitas itu untuk melakukan kajian. Setelah dikaji, barulah diputuskan cocoknya sebagai apa tempat itu, sehingga tetap memberikan kontribusi untuk pemasukan daerah,” tegasnya.

Sebaliknya, lanjut Sudiasa, jika memang pemerintah tidak mampu untuk melakukan hal itu, bisa ditawarkan pada investor. “Dalam hal ini, pemerintah semestinya lebih kreatiflah untuk menangkap peluang yang ada untuk bisa mengembangkan potensi yang telah ada tersebut. Jangan sampai, aset yang sudah ada justru tetap dibiarkan terbengkalai terus menerus,” tandasnya.

Sebelumnya, kolam renang Segening yang dibangun pada masa pemerintahan Bupati Wisnaya (1975-1985) kondisinya kini kian memperihatinkan. Betapa tidak, mulai dari akses jalan yang semula beraspal, kini tergantikan dengan rerumputan. Demikian dengan pula dengan bangunan candi bentar, maupun dua unit kolam renang yang juga penuh semak belukar. Sementara fasilitas lainnya berupa toilet serta wantilan juga terlihat telah rusak termakan usia. 

Atas kondisi tersebut, secara terpisah Kabag Umum Setda Bangli, Kadek Mahindra Putra saat dikonfirmasi, tidak menampik keberadaan aset kolam renang Segening sudah terbengkalai selama puluhan tahun. Hanya saja, dari sisi kewenangan sejatinya aset tersebut sudah tidak lagi berada di Bagian Umum. Sebab, berdasarkan berita acara penyerahan pada pertengahan tahun 2018 lalu, sudah diserahkan ke BKPAD. Ironisinya, pihak BKPAD belum mengakui menerima sampai saat ini. “Kita sudah tidak punya kewenangan lagi, untuk aset-aset diluar (lingkungan) Setda,” ungkap Mahindra Putra. (her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

SHARP Indonesia Sabet Empat Kategori Penghargaan Top Brand 2019

Sel Feb 26 , 2019
JAKARTA – fajarbali.com  I   Kesetiaan masyarakat tanah air untuk selalu menggunakan produk milik PT SHARP Electronics Indonesia mendapat perhatian dalam penghargaan Top Brand 2019. Penghargaan bergensi yang diusung oleh Majalah Marketing ini menobatkan empat kategori produk milik SHARP Indonesia sekaligus, yaitu lemari es, mesin cuci, AC, dan LED TV.
BPD BALI