Ogoh-Ogoh di Badung Akan Dinilai Awal Maret

MANGUPURA-fajarbali.com | Penilaian kreativitas ogoh-ogoh di Kabupaten Badung akan dimulai tanggal 2 Maret mendatang. Dinas Kebudayaan (Disbud) Badung pun mengingatkan agar seluruh Sekaa Teruna (ST) di Badung dapat mempersiapkan diri untuk penilaian ogoh-ogoh tersebut.



Kepala Disbud Badung, IB Anom Bhasma pun mengingatkan, dalam menyambut dewan juri ST tidak perlu membuat acara penyambut yang meriah. ST cukup hanya meletakkan sinopsis yang sesuai dengan karakter ogoh-ogoh yang dibuat. “Tidak perlu ada penyambutan. Seperti sebelumnya ada yang sampai menggunakan baleganjur. Itu tidak perlu, kasian nanti hanya menghabiskan biaya saja,” ingatnya saat dihubungi, Selasa (27/2/2018).

Terkait penilaian, Anom Bhasma menjelaskan, proses penilaian ogoh-ogoh tahun ini akan dilaksanakan dalam dua tahap. Penilaian tahap pertama yakni, akan dilaksanakan serentak mulai tanggal 2 hingga 6 Maret yang dinilai oleh tim di masing-masing kecamatan di Badung.

“Kami sudah ada tim di masing-masing kecamatan, mereka dulu yang akan menilai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Kita seleksi dulu di masing-masing kecamatan mana yang masuk dalam kriteria,” ungkapnya.



Kemudian, kata Anom Bhasma, penilaian tahap kedua akan dilaksanakan tanggal 7 dan 8 Maret di semua kecamatan untuk ogoh-ogoh yang dianggap masuk dalam kriteria untuk menentukan pemenang. Untuk tanggal 7 Maret penilaian akan dilaksanakan di Kecamatan Kuta, Kuta Utara dan Kuta Selatan.

Sedangkan tanggal 8 Maret dilaksanakan di Kecamatan Petang, Abiansemal dan Mengwi. “Ogoh-ogoh yang sebelumnya sudah masuk kriteria, kami nilai lagi dari tim kabupaten. Setelah itu, baru kami diskusikan bersama mana yang layak sebagai pemenangnya,” jelasnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Badung kembaki menggelontorkan dana kreativitas pemuda untuk ogoh-ogoh yang pada tahun ini sebesar Rp 23 Juta dipotong pajak. Kriteria yang ditentukan untuk ogoh-ogoh tersebut seperti berwujud bhuta kala, berbahan alami yang ramah lingkungan seperti bambu, kayu, kertas guwungan, rotan, gedeg dan tanpa menggunakan stereofoam/spon/gabus sebagai bahan ogoh-ogoh. Kemudian tidak bermuatan politik, tidak mengandung unsur porno dan tidak mengandung unsur SARA.




Pemenang lomba akan diberikan hadiah berupa uang tunai, juara I Rp15 juta, juara II Rp12 juta dan juara 10 juta. Kemudian untuk juara harapan satu hingga tiga masing-masing Rp 5 juta. Pemenang masing-masing dipotong pajak 15 persen. (put)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dirjen Perimbangan Keuangan Sambangi Gianyar

Sel Feb 27 , 2018
GIANYAR-fajarbali.com | Tahun 2018 ini dana desa dianggarkan sebesar Rp 60 triliun untuk 74.958 desa di seluruh Indonesia. Dana ini diarahkan untuk mengatasi kemiskinan di desa dengan memberikan afirmasi kepada desa tertinggal dan desa sangat tertinggal yang mempunyai penduduk miskin tinggi.