Rektor UNR Prof. Tirka Widanti, MM., M.Hum (6 dari kiri) membuka FGD Peninjauan Kurikulum Prodi Ilmu Hukkum Fakultas Hukum UNR yang mengundang seluruh stakeholder.
DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Ilmu pengetahuan berjalan dinamis, untuk itu lembaga pendidikan dituntut beradaptasi agar sumber daya manusia yang dihasilkan relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Hal itulah yang mendasari Fakultas Hukum Universitas Ngurah Rai (FH) UNR meninjau kembali kurikulum pada Program Studi Ilmu Hukum yang dikelola dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD).
Demikian dikatakan Dekan FH UNR Dr. I Wayan Putu Sucana Aryana, SE., SH., MH., CMC., di sela membuka FGD Peninjauan Kurikulum, di kampus setempat, Kamis (28/3/2024).
FGD mengundang seluruh stakeholder, mulai dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Wilayah Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, Polda Bali, Biro Hukum Setda Kota Denpasar, pimpinan Ikatan Notaris Indonesia Cabang Karangasem, advokat, ikatan alumni, BEM dan unsur lainnya.
"Kami sangat terbuka dengan masukan bahkan kritik yang konstruktif demi kemajuan kita bersama. Dari FGD ini akan didapatkan aspirasi sekaligus inspirasi," terang Sucana.
Sucana melanjutkan, penyelenggraaan pendidikan pada Prodi Hukum FH UNR dijalankan secara struktur dan terencana sesuai dengan jurikulum prodi yang merupakan nyawa dari suatu program pembelajaran sehingga keberadaannya memerlukan rancangan pelaksanaan serta evaluasi secara dinamis sesuai dengan perkembangan zaman serta kompetensi yang dibutuhkan oleh masyarakat maupun pengguna lulusan perguruan tinggi.










