Wakil Bupati Karangasem Tawarkan Destinasi Wisata ke Komunitas ID Fortuner

AMLAPURA-fajarbali.com | Berbagai cara dilakukan untuk memulihkan tingkat kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karangasem yang selama empat bulan terakhir ini mengalami penurunan. Hal itu tidak lepas dari status Gunung Agung pada level awas. Salah satunya, dengan menawarkan ke sejumlah komunitas untuk berinvestasi dan berkunjung ke destinasi wisata yang masih aman untuk dikunjungi. 

Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, Selasa (2/1/2018) mengatakan sejumlah destinasi wisata Karangasem belum terpengaruh erupsi Gunung Agung. Namun, yang ada di pikiran para wisatawan, status awas tersebut membahayakan bagi destinawasi wisata di luar zona bahaya.

“Kan tidak semua distinasi wisata berada di zona bahaya, hanya Besakih dan Tulamben saja berada di zona bahaya,” ujar Artha Dipa.

Di luar destinasi wisata itu, kata Artha Dipa, Karangasem masih banyak memiliki tempat wisatawan yang cukup aman untuk dikunjungi. Destinasi wisata tersebut seperti Candidasa, maupun Bunutan. Pihaknya pun berharap, kehadiran komunitas mampu menjadi duta parawisata Karangasem. “Kehadiran mereka kita harapkan mampu membangun citra yang baik bagi Karangasem,” ujar wakil bupati.

Seperti halnya, sebut Artha Dipa, beberapa  waktu lalu pihaknya menerima komunitas ID Fortuner yang menyerahkan bantuan untuk pengungsi. Pihaknya pun meminta mereka menjadi duta promosi yang sangat baik. Pihaknya juga menawarkan Kabupaten Karangasem sebagai destinasi yang tepat untuk berinvestasi dan dikunjungi.

“ID Fortuner memiliki anggota di seluruh Indonesia, bahkan anggotanya mencapai 2000 orang,” ujar Artha Dipa yang juga ketua MMDP Karangasem.

Tidak itu saja, dalam setiap kesempatan saat bertemu dengan siapapun, baik pejabat negara, BUMN maupun komunitas, pihaknya selalu meminta agar terus mempromosikan kalau Karangasem masih aman di kunjungi. “Kita berharap tidak saja mereka mengetahui dari pemberitaan terkait Gunung Agung, namun melihat secara langsung ke Karangasem,” pungkasnya. (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Padi di Subak Sangkaragung Jembrana Diserang Wereng

Rab Jan 3 , 2018
Serangan hama wereng terjadi di Subak Sangkaragung. Kondisi ini menyebabkan dilakukan panen lebih awal dan dipastikan produksi gabah merosot. Tanaman padi di subak dengan luas hektaran, diserang hama wereng dengan umur padi baru sekitar 70 hari. NEGARA-fajarbali.com | Nyoman Pasek salah seorang petani di subak Sangkaragung Selasa (2/1)  mengaku mestinya […]