Lagi, Dua Wisman Naik ke Puncak Gunung Agung

Erupsi Gunung Agung yang masih terjadi ternyata menjadi daya tarik wisatawan untuk melihat dari dekat proses terjadinya erupsi. Meskipun aksi nekat itu sangat membahayakan jiwa, namun tidak mengurangi niat wisatawan menaiki gunung yang masih berstatus awas itu. Seperti pada, Kamis (4/1/2018), dua wisatawan asing berkewarganegaraan Australia kepergok menaiki gunung agung.

AMLAPURA-fajarbali.com |  Adalah relawan Forum Pasebaya yang mengetahui adanya warga negara asing itu naik melalui jalur pendakian di Pura Pasar Agung, Desa Sebudi, kecamatan Selat. Mereka sudah terlihat naik setelah adanya kerlap kerlip lampu di area Gunung Agung.

“Ada relawan Pasebaya yang melihat kerlap kerlip lampu pada dini hari kemarin, sehingga paginya kita cek ke Pasar Agung,” ujar Sekretaris Forum Pasebaya, I Wayan Suara Arsana.

Suara Arsana yang juga perbekel Amertha Buana ini mengatakan, kecurigaan relawan Pasebaya ternyata terbukti, setelah di tunggu di Dusun Sogra dua wisatawan itu turun dari Gunung Agung. Kedua wiasatawan yang mengaku menginap di wilayah Canggu, Badung itupun dibawa ke posko Induk Pasebaya untuk dimintai keterangan, apa tujuan mereka naik ke puncak. “Tadi sempat kita ajak ke posko Pasebaya untuk diberikan pengarahan bahwa tidak diperkenankan naik ke puncak gunung,” ujar Suara Arsana.

 Kedua wisatawan asal Australia itu diantaranya, Ricky Tonacia (34) dan Jack Dennard (26) kata Suara Arsana diantar oleh sopir untuk menuju Sogra dengan mengelabui Relawan. Caranya, sopir hanya mengantar sampai di portal yang di pasang oleh Pasebaya, kemudiannsopir kembali ke kecamatan Selat. Setelah wisatawan itu turun si sopir kembali naik keatas. “Untuk ke Sogra dengan mempergunakan mobil, untuk mengelabui sopirnya balik turun ke Selat, setelah tamu turun mobilnya baru naik,” ujarnya lagi.

Dikatakan Suara Arsana, aksi nekat wisatawan tersebut semata-mata untuk melihatbdari dekat proses erupsi di kawah Gunung Agung. “Mereka mengaku ingin melihat kawah,sehingga nekat naik kepuncak,” ujarnya.

Wisatawan yang naik kepuncak Gunung Agung bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya, wisatawan asal Rusia juga nekat naik ke puncak Gunung Agung. Bahkan, beberapa orang lokal pun nekat pergi kepuncak meskipun status Gunung Agung masih berstatus awas. (bud)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Radius Bahaya Gunung Agung Dipersempit, Jadi 6 Kilometer

Kam Jan 4 , 2018
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMGB) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan zona bahaya Gunung Agung yang sebelumnya dengan radius 8 kilometer dengan perluasan sektoral 10 Kilometer menjadi 6 kilometer dari puncak kawah Gunung Agung.   Save as PDF

Berita Lainnya