Toko Penjual Alat-alat Printer Ludes Terbakar, Kerugian Rp 4 Miliar

Diduga Korsleting Listrik

(Last Updated On: )

LUDES-Toko KCN penjual alat alat printer ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Sempat terjadi pemadaman arus listrik, tiba-tiba saja api muncul dan berkobar hebat di Toko Kreasindo Citra Nusantara (KCN) di Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, pada Senin 15 April 2024 malam. Dua jam kobaran api berhasil dipadamkan, namun tak urung pemilik toko mengalami kerugian Rp 4 miliar. 
 
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi, Toko KCN merupakan toko yang menjual alat alat printer. Saat kejadian, toko sedang di jaga dua karyawan, yakni Ade Darsiqi (27) dan Risdina Bali Kaka (32). 
 
Kemunculan api awalnya tidak disangka sangka. Dua karyawan sekitar pukul 23.00 Wita keluar untuk membeli makanan di warung, tak jauh dari toko. Mereka lantas kembali setelah selesai makan. 
 
“Kedua karyawan sempat duduk main HP di depan toko KCN, usai mereka makan di warung,” beber AKP Sukadi, pada Selasa 16 April 2024. 
 
Sekitar pukul 22.30 Wita, kedua karyawan kaget karena tiba-tiba listrik di toko tempatnya bekerja padam, diduga korsleting listrik. Karyawan bernama Ade kemudian menghidupkan kembali listrik melalui meteran. Namun, beberapa saat dihidupkan, listrik kembali padam. 
 
Di tengah keheranan, kedua karyawan itu sontak kaget melihat ada percikan api dari atas dapur di toko KCN. Keduanya pun lantas berlari keluar sambil meminta bantuan tetangga sekitar untuk melapor ke pemadam kebakaran. 
 
Tak berselang lama, mobil Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar tiba di lokasi. Namun petugas damkar kewalahan karena si jago merah membumbung tinggi dan sulit djiinakkan. Walhasil, selama 2 jam petugas damkar akhirnya bisa memadamkan api. 
 
Meski demikian, barang barang yang ada di toko KCN sudah ludes terbakar. “Petugas damkar berhasil memadamkan api dalam waktu 2 jam lamanya,” ungkapnya. 
 
AKP Sukadi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Diperkirakan kerugian material yang dialami pemilik KCN Sandi Liadinata mencapai Rp 4 miliar. 
 
“Kerugian Rp 4 miliar. Dari hasil Olah TKP kepolisian, dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Tetapi diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dari Unit Inafis atau Lab For Denpasar untuk kepastiannya,” bebernya. R-005 

Next Post

Sarjana Sastra Jawa Kuno Masih Dibutuhkan Masyarakat

Sel Apr 16 , 2024
"Masyarakat menggunakan sastra untuk kehidupan di masyarakat. Gunakan itu mulai dari di keluarga. Apalagi jika nanti bisa mengajar, bisa jadi guru, maka ingat gunakan kearifan Jawa Kuno untuk membangun peradaban masyarakat yang luhur".
999281d6-ac30-48bb-91e3-b41b826f2cb7

Berita Lainnya