Percepat Target Penurunan Stunting, BKKBN Sasar Kabupaten Bangli

1fe7f319-0e68-4d23-80d7-14b6cca6afb9

Foto: Promosi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten di Wantilan Desa Adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Senin (13/11/2023).

 

BANGLI - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali menggelar Promosi dan KIE Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten di Wantilan Desa Adat Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Senin (13/11/2023).

Kepala Perwakilan BKKBN Bali Sarles Brabar, menjelaskan, kegiatan yang diikuti 85 peserta dari berbagai unsur tersebut, dilatarbelakangi Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Perpres itu, kata Sarles, mengamanatkan bahwa dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, dilakukan percepatan penurunan sfunting, yang dilaksanakan secara holistik, integratif, dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara kementerian/lembaga, pemerintah daerah provinsi, pemerintah daerah kabupaten/kota, pemerintah desa, dan pemangku kepentingan.

"Isu stunting menjadi isu prioritas dalam pelaksanaan kegiatan Program Bangga Kencana, sehingga promosi dan KIE percepatan penurunan stunting di seluruh wilayah perlu dilaksanakan," jelas Sarles.

Secara umum, masih kata pejabat asal Papua ini, promosi dan KIE bertujuan

meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku keluarga serta terhadap program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting dengan integrasi edukasi secara efektif, konvergen dan terintegrasi melalui komitmen penentu kebijakan (stakeholders) dan pemangku kepentingan (mitra kerja) dengan melibatkan lintas sektor di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top