Naning Sudiarti Jadi Doktor ke-216 UNHI, Tampil Beda Sajikan Disertasi Serat Manikmaya

IMG-20260822-WA0013
Dr. Naning Sudiarti, SE., M.Si., mendapatkan ucapan selamat dari Ketua Sidang/Rektor UNHI Dr. Cokorda Gde Bayu Putra, SE., M.Si., usai Ujian/Sidang Terbuka Promosi Doktor, Jumat (21/8/2026). [foto: ist/dok]

Kemudian Pengembangan Kajian dan Publikasi: Lembaga akademik dan kebudayaan disarankan meningkatkan riset berbasis naskah serta mempublikasikan hasilnya secara luas melalui kanal media digital sesuai etika ilmiah.

Peningkatan Literasi Intertekstual: Masyarakat dianjurkan memaham hubungan intertekstualitas dalam naskah sastra Jawa - khususnya kelompo Serat Manikmaya untuk memperluas wawasan dan daya kritis dala mengapresiasi karya sastra.

Pembinaan Umat Berbasis Tattwa: Lembaga keagamaan Hindu di Jawa diharapkan mengintensifkan pembinaan umat yang melibatkan pakar Kejawen agar pengamalan ritual dapat berimbang dengan pemahaman filsafat (tattwa).

Rekomendasi Penelitian Lanjutan: Peneliti selanjutnya disarankan menginventarisasi tradisi sesaji dan menggali nilai filosofisnya agar ajaran Juhur serta kearifan lokal masyarakat Hindu Jawa di Gresik terwariskan secara utuh kepada generasi muda.

Terlepas dari capaian akademiknya, Naning mengaku tidak ada ambisi khusus. Apalagi ia adalah seorang pekerja di sektor logistik. Tidak ada hubungannya dengan bidang keilmuan. Ia hanya ingin menjadi manusia berguna bagi umat, di Gresik dan Jawa pada khususnya. 

"Saya pernah duduk di PHDI di desa asal saya di Gresik, kemudian pembina sarati. Jenjang pendidikan formal ini, tidak ada hubungannya dengan karir di tempat kerja. Saya hanya ingin menjadi orang yang berguna bagi umat Hindu," pungkasnya.

Dr. Naning Sudiarti, SE., M.Si., dipromotori oleh Prof. Dr. I Wayan Suka Yasa, M.Si., serta Dr. W.A Sindhu Gitananda, SS., M.Hum., selaku Kopromotor. Shindu menjelaskan, ujian terbuka Naning menyajikan sebuah persidangan epistemologis—sebuah ruang dialektis di mana teks-teks klasik masa lalu diinterogasi kembali untuk ditarik relevansinya ke dalam keriuhan realitas kontemporer. 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top