Denpasar Anggarkan Rp32 Miliar untuk Normalisasi Sungai dan Perbaikan Drainase

1000529568
Wali Kota Denpasar, IGN. Jaya Negara meninjau penggelontoran (pengerukan sedimentasi) Tukad Loloan, Sanur.

DENPASAR-fajarbali.com | Untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar melakukan berbagai upaya. Salah satunya melalui normalisasi saluran sungai dan drainase di sejumlah titik yang dinilai rawan.

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, pada 2026 Pemkot mengalokasikan anggaran Rp32 miliar untuk mendukung berbagai pekerjaan penanganan saluran air dan normalisasi. Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp17 miliar dialokasikan untuk penataan dan pembangunan drainase baru beserta saluran irigasi. Sementara Rp15 miliar lainnya digunakan untuk kegiatan normalisasi yang menyasar sekitar 40 titik.

Jaya Negara menyebut sejumlah sungai yang telah menjadi sasaran pekerjaan normalisasi meliputi Tukad Mati, Tukad Ayung, Tukad Rangda, dan Tukad Loloan.

Untuk penanganan Tukad Mati, Pemkot Denpasar juga telah bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS), termasuk dengan menurunkan dua unit wheel loader. "Ini kan 40 titik. 40 titik ini sudah ada yang dikerjakan," ujarnya.

Normalisasi dilakukan untuk mengembalikan kapasitas aliran sehingga air dapat mengalir lebih optimal. Diharapkan, seluruh pekerjaan normalisasi tersebut dapat membantu mengurangi potensi genangan maupun banjir ketika curah hujan tinggi.

Sedangkan untuk perbaikan drainase meliputi Jalan Kerta Raharja Sidakarya, Jalan Gunung Salak, Jalan Gunung Catur, sekitar Pantai Duyung Sanur, sekitar SD 10 Sesetan, Jalan Tukad Batanghari, Jalan Pulau Adi Pedungan, Jalan Kebo Ireng Padangsambian Kaja, Gang Klampit Jalan Gunung Batur, Jalan Pura Demak III dan Jalan Suradipa.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top