Dr. Putu Dyah Permatha Korry, SE., MM. (tiga dari kiri) bersama promotor dan penguji.
DENPASAR-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Putu Dyah Permatha Korry, SE., MM., berhak menyandang gelar Doktor (Dr) Bidang Ilmu Manajemen setelah menuntaskan studi S3-nya pada Program Studi Program Doktor Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya, Malang, dengan waktu studi 3,5 tahun.
Dengan demikian, Dyah Permatha Korry tercatat sebagai doctor ke-41 yang dimiliki Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Denpasar. Hal ini sejalan dengan visi Rektor Undiknas yang ingin mempercepat akselerasi kualifikasi dosen-dosennya.
Dyah Permatha Korry mengangkat disertasi berjudul “Pengaruh Modal Kewirausahan Terhadap Keunggulan Bersaing Berkelanjutan: Peran Mediasi Ketahanan Pengusaha dan Kemampuan KOlaborasi dan Moderasi Nilai Tri Hita Karana. (Studi Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Tenun di Bali)”.
Ujian terbuka dan promosi doktor berlangsung di Universitas Brawijaya, Malang, Selasa (19/3/2024). Dyah Permatha Korry dipromotori oleh Prof. Dr. Armanu, SE., M.Sc. Didampingi Dr. Sudjatno, SE., MS dan Risna Wijayanti, SE., MM., Ph.D., CFP., sebagai Ko-Promotor I dan II.
Sedangkan dewan penguji, di antaranya; Prof. Dr. Moeljadi, SE., SU., M.Sc., CFP., Prof. Dr. Ubud Salim, SE., MA., CPHR., Prof. Ananda Sabil Hussein, SE., M.Com., Ph.D., ditambah penguji eksternal Prof. Dr. Tjokorda Gde Raka Sukawati, SE., MM., serta Dr. I. Wayan Ekadina, SE, M.Si.
Srikandi yang bergabung sebagai dosen Undiknas tahun 2015 ini, menjelaskan, ketertarikannya meneliti Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), karena UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian di Indonesia. UMKM berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif karena UMKM di Indonesia memiliki pangsa pasar terbesar yang mencapai 99% dari total keseluruhan pelaku usaha di Indonesia.










