Mengandung Bawang! Nestapa Nuriyani, Urus Anak Lumpuh, Penghasilan Rp 10 Ribu Sehari

0BA17B9A-E525-4443-ACFF-4796D5650AFA-0799202a

TERSENYUM-Ni Wayan Nuriyani sambil tersenyum membersihkan tubuh putra kesayangannya, Angga Dirgayusa yang menderita lumpuh sejak 18 tahun lalu.

 

DENPASAR - sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Euforia peringatan hari ibu saban 22 Desember tak pernah dirasakan Ni Wayan Nuriyani (38). Ia tak peduli momentum hari ibu. Baginya, yang terpenting bagaimana menjadi ibu sejati bagi kedua buah hatinya dengan menebar cinta di setiap hela napas.

Takdir kehidupan yang dilalui Nuriyani, ibu dua anak asal Karangasem ini cukup membuat mata sembab layaknya saat mengupas bawang merah. Bagaimana tidak, Nuriyani harus mengurus sendiri putra sulungnya, I Putu Angga Dirgayusa (18) yang lumpuh permanen sejak balita.

Angga-sapaan akrab Putu Angga Dirgayusa, hanya bisa terbaring semenjak ia dilahirkan ke muka bumi. Angga didiagnosa menderita Cerebral Palsy (CP).

CP adalah sekelompok gangguan yang memengaruhi gerakan dan tonus otot atau postur tubuh. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan yang terjadi pada otak yang belum matang dan berkembang, dan paling sering terjadi sebelum lahir. Tanda dan gejala muncul selama masa bayi atau prasekolah.

"Saya mulai curiga saat Angga masuk usia dua tahun. Teman-temannya sudah bisa jalan, lari. Lah Angga kok ngaak bisa ngapai-ngapain. Padahal ASI eksklusif saya kasi," jelas Nuriyani.

Ia segera ke dokter spesialis anak, dan terjawablah sudah penyakit yang menerjang tubuh mungil Angga. "Kata dokter hanya keajaiban yang mampu menyembuhkannya," imbuh dia.

Buah cinta Nuriyani dengan Kadek Sudiana menghasilkan satu putra lagi, I Made Dwipayana yang kini duduk di bangku kelas VII SMPN 2 Denpasar. Sayangnya, versi Nuriyani, ikatan pernikahan yang dijalin tahun 2004 itu mulai retak 10 tahun lalu. Dan, sekitar 1,5 tahun lalu, sang suami tak jelas rimbanya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top