DENPASAR-fajarbali.com | Dunia pendidikan tinggi berduka. Prof. Ir. Gede Sri Darma, ST., MM., DBA, CFP IPU., ASEAN.Eng., akademisi terkemuka yang menjabat Direktur Sekolah Pascasarjana Undiknas Denpasar, sekaligus asesor nasional bidang ilmu manajemen tutup usia pada Minggu (1/3/2026) dini hari tepat diusianya yang ke 57 tahun.
Sosok yang dijuluki "The Young Leader" tersebut diketahui mengalami gangguan kesehatan. Prof. GSD, sapaan karib Gede Sri Darma- dinyatakan meninggal dalam perawatan di RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah.
Adik almarhum, Prof. Dr. Nyoman Sri Subawa, Rektor Undiknas Denpasar, mengabarkan prosesi pengabenan akan dilaksanakan pada Kamis, 5 Maret 2026 pukul 06.00 WITA di Krematorium Santha Yana, Jln. Cekomaria, Denpasar.
Ketua Perdiknas, yayasan yang menaungi Undiknas, Dr. AAN Eddy Supriyadinata Gorda, mengaku kehabisan kata jika menggambarkan sosok GSD. "Beliau visioner dan kami juluki the young leader," kata pemilik sapaan akrab ESG.
Menurut ESG, julukan tersebut disematkan karena mendiang mampu membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk memimpin, terbukti dari Rekor MURI sebagai rektor dan profesor termuda di masanya.
GSD, lanjut ESG, dikenal sebagai sosok yang rendah hati atau humble, komunikatif, dan sangat peduli pada kesejahteraan dosen serta staf. Sosoknya disebut mentor yang tidak pelit berbagi ilmu.
"Beliau memahami bahwa teknologi adalah bahasa universal. Keahliannya dalam electronic business dan sistem informasi manajemen digunakan sebagai alat untuk melakukan internasionalisasi institusi. Beliau meyakini bahwa dengan penguasaan platform digital, jarak geografis antara Bali dan pusat pendidikan dunia menjadi tidak relevan lagi," imbuhnya.










