Gelar Edisi ke-7 di BNDCC, Bali Interfood 2026 Dorong Inovasi F&B dan Berdayakan UMKM Lokal ke Kancah Global

IMG_3081
Bali Interfood 2026 resmi dibuka di BNDCC, Rabu (2/9/2026). (FB/Dartha)

"Melalui agenda seperti kompetisi Fruit Carving, Table Setting, hingga diskusi panel bertajuk Rethinking Food Waste: How Hospitality Can Do It Better, kami ingin mendorong pelaku industri agar tidak hanya fokus pada estetika, tetapi juga peduli pada efisiensi dan lingkungan," ungkap Daud D. Salim.

Testimoni Eksibitor: Jembatan Memperluas Pasar Global
Manfaat nyata dari Bali Interfood 2026 dirasakan langsung oleh para eksibitor lokal maupun internasional. Pameran ini menjadi sarana promosi yang sangat efektif dalam menjangkau pembeli potensial di luar batas wilayah operasional mereka.

Bagi jenama lokal, ajang ini membukakan pintu menuju pasar ekspor, sedangkan bagi jenama luar negeri, Bali menjadi hub strategis untuk penetrasi pasar di kawasan Asia Tenggara.

"Acara ini sangat membantu dalam mempromosikan produk kami, tidak hanya untuk masyarakat lokal, tetapi juga agar dikenal luas di tingkat nasional maupun mancanegara. Kayumas Coffee sudah rutin mengikuti Bali Interfood dan terbukti efektif memperluas jangkauan pasar kami," kata Didik Suryadi, perwakilan Kayumas Coffee.

"Event ini sangat membantu dalam mempromosikan produk, tidak hanya untuk dalam negeri khususnya Malaysia, namun juga dapat dikenal secara luas ke Indonesia bahkan ke negara lainnya," tambah Intan Nur Hazirah, eksibitor dari jenama Mamaku asal Negeri Sembilan, Malaysia.

Antusiasme Pengunjung dan Inspirasi Teknologi Pangan
Hari pertama penyelenggaraan Bali Interfood 2026 dipenuhi oleh antusiasme pengunjung dari dalam dan luar negeri. Para profesional F&B, pemilik bisnis Horeka, hingga pelaku industri kreatif memanfaatkan momen ini untuk berburu bahan baku berkualitas premium serta melihat langsung mesin pengolahan pangan modern.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top