Optimalkan Distribusi Alokon, Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi Bali Ikuti Uji Coba Dashboard SIRIKA 2026

IMG-20261105-WA0027
Uji coba pengembangan Dashboard Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi (SIRIKA) 2026 di Ruang Wacika, Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Kamis (5/11/2026).  foto: fb/gde

DENPASAR-fajarbali.com | Dalam upaya memperkuat akurasi data dan menjamin ketersediaan alat dan obat kontrasepsi (alokon), Tim Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) melaksanakan uji coba pengembangan Dashboard Sistem Informasi Rantai Pasok Alat dan Obat Kontrasepsi (SIRIKA) Tahun 2026 di Ruang Wacika, Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Kamis (5/11/2026). 

Provinsi Bali menjadi salah satu lokasi percontohan nasional dalam pengembangan dashboard tersebut. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS., serta Kepala Pusdatin Kemendukbangga/BKKBN, Rezky Murwanto, S.Kom., MPH, secara daring.

Luh Gede Sukardiasih memaparkan capaian tata kelola data alokon di Provinsi Bali. Pelaporan Stock Opname (SO) alokon pada gudang kabupaten/kota telah mencapai 100 persen, pelaporan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) sebesar 91,11 persen, serta pelaporan Sistem Informasi Keluarga (SIGA) mencapai 96,57 persen per September 2026. 

Capaian tersebut menjadi modal penting dalam mendukung pengembangan sistem informasi yang lebih terintegrasi.

"Pengembangan Dashboard SIRIKA kami sambut dengan baik. Kami berharap dashboard ini dapat membantu pengguna memantau kondisi data secara lebih mudah, menyajikan informasi yang lebih informatif, serta mendukung identifikasi permasalahan stok dan kebutuhan tindak lanjut di lapangan," ujar Luh Gede Sukardiasih.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top