Menuju Pengendali Pasar Pangan Laut Dunia, KKP dan AP5I Perkuat Sinergi Rantai Pasok

2026-11-05-at-17.01.27
AP5I bersama KKP menggelar seminar “Strategi Menghadapi Hambatan Teknis dan Ekspansi Ekspor Produk Perikanan Indonesia” dalam ajang KRISTA InterFOOD 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (5/11/2026). (FB/Dartha)

TANGERANG-fajarbali.com | Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I) menggelar seminar “Strategi Menghadapi Hambatan Teknis dan Ekspansi Ekspor Produk Perikanan Indonesia” dalam ajang KRISTA InterFOOD 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten, Kamis (5/11/2026). Forum ini menjadi momentum krusial bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah nyata dalam mengatasi hambatan teknis sekaligus memperluas penetrasi pasar perikanan nasional di kancah internasional.

Langkah ini dinilai sangat tepat waktu mengingat dinamika perdagangan global menuntut kepastian mutu, regulasi tarif, serta kesiapan fasilitas sertifikasi yang andal. Sinergi antara kementerian, asosiasi industri, dan lembaga penguji swasta menjadi kunci utama dalam memastikan rantai pasok kelautan Indonesia tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan global.

Pemulihan Ekspor Udang ke AS dan Dinamika Perjanjian IEU-CEPA

Kabar baik datang dari industri udang nasional yang sebelumnya sempat terkendala temuan kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada salah satu Unit Pengolahan Ikan (UPI). Pemerintah melalui Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) bergerak cepat menangani situasi kedaruratan tersebut hingga kawasan terdampak dinyatakan sepenuhnya aman dan bebas kontaminasi.

Kini, pabrik pengolahan di wilayah Jawa dan Lampung telah diizinkan kembali mengirimkan produk udang ke Amerika Serikat sejak akhir Oktober 2025 melalui skema sertifikasi khusus bebas Cs-137. Langkah tanggap ini terbukti menyelamatkan ekosistem petambak dan pelaku usaha dalam negeri, di mana ribuan kontainer telah berhasil dikirimkan tanpa kendala teknis maupun volume.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top