Coba Kabur ke NTT Lewat Bandara Juanda, Sopir yang Viral Ancam Turis Ditangkap

Kerjasama Avsec dan Polda Jatim

 Save as PDF
(Last Updated On: 05/01/2024)

Poto pelaku Yanuarius Toebkae, ist 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Dua hari dilakukan pengejaran, Yanuarius Toebkae (20) sopir taksi yang viral ancam dua turis dengan pisau karena masalah tarif ditangkap di Bandara Juanda, Jawa Timur (Jatim), pada Kamis 4 Januari 2024 Pria sadis ini diduga akan kabur ke kampung halamanya, Loel, Kabupaten Timur Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
 
Penangkapan terhadap Yanuarius disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombes Jansen Avitus Panjaitan, pada Jumat 5 Januari 2024. Ia membenarkan bahwa pelaku ditangkap di Bandara Juanda, Jatim dan sedang dikeler menuju ke Bali. 
 
“Nantinya penanganan pelaku akan diserahkan ke Polresta Denpasar,” beber mantan Kapolresta Denpasar ini. 
 
Kombes Jansen mengatakan, Yanuarius adalah pelaku pemerasan dan pengancaman terhadap dua wanita asal Amerika Serikat di Jalan Kayu Aya, Seminyak, Kuta. Peristiwa ini disaksikan oleh satpam di TKP, yakni Made Sumardika. Bahkan, saksi sempat mengambil poto taksi ketika dua korban diturunkan dari mobil. 
 
“Sehingga dari keterangan para saksi, Polisi mengetahui ciri-ciri taksi yang berwarna biru dan penumpangnya memang warga negara asing,” terangnya. 
 
Pihak kepolisian bergerak cepat mengecek kantor taksi tersebut, yakni Koperasi Jasa Angkutan Ngurah Rai Bali. Barulah kemudian Polisi berhasil mengantongi identitas pelaku. 
 
Mengetahui dirinya viral dan wajahnya tersebar di sejumlah platform media massa, pelaku lantas kabur menuju Jawa Timur naik kendaraan umum. “Pelaku berusaha kabur karena sudah menyadari dirinya berbuat salah,” sebut Kombes Jansen. 
 
Keberadaan pelaku Yanuarius terlacak di Jatim. Polda Bali segera berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk segera melakukan penangkapan. 
 
“Posisi awalnya di Sidoarjo, lalu dicek lebih dalam lagi ternyata keberadaan tepatnya di Bandara Juanda. Dia hendak kabur ke NTT,” bebernya. 
 
Bekerjasama dengan Aviation Security (Avsec) Bandara Juanda, Jatim, pelaku Yanuarius langsung diamankan tanpa perlawanan. 
 
“Pelaku diamankan saat hendak menaiki pesawat yang menuju ke Nusa Tenggara Timur. Pelaku diserahkan kepada Polda Jatim dan kini dalam perjalanan menuju ke Bali,” ungkapnya. 
 
Untuk saat ini, Polda Bali belum bisa menggali kejahatan pelaku dalam kasus pemerasan dan pengancaman tersebut. Meski demikian, motif kejadian itu diduga karena masalah tarif. Hal ini berdasarkan dari video yang viral di medsos. 
 
“Untuk mengetahui kejadian yang sebenar-benarnya, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut secara langsung,” terang Kombes Jansen. 
 
Diberitakan, viral video pengancaman yang dilakukan sopir taksi terhadap dua turis wanita di Jalan Kayu Aya, depan Hotel The Legian Seminyak, Kuta, Badung. Terlihat dalam video berdurasi 3 menit 16 detik, dua bule wanita itu berdebat dengan sopir, karena si bule ingin membayar sebesar Rp 50 ribu. Tapi sopir menolak keras dan meminta bayaran 50 USD atau sekitar Rp 775 ribu. 
 
Walhasil, kedua turis itu mencoba kabur sera teriak-teriak dari mobil, tapi dicegah oleh pelaku. Sang sopir terus memaksa minta uang. Lantaran permintaanya tidak dipenuhi, sopir mengertak akan memukul dan mengancam dengan pisau. Akibatnya, dua turis tadi ketakutan dan menyerahkan seluruh uangnya ke sopir agar bisa dibebaskan. 
 
Akhirnya sopir memberhentikan taksi di depan Hotel The Legian Seminyak, dan kedua korban dibiarkan pergi. Setelah di luar, kedua bule itu berteriak minta tolong. Kejadian ini diketahui satpam, Made Sumardika, dan mempoto mobil taksi melalui ponselnya. R-005
 Save as PDF

Next Post

Pria Asal Banyuwangi Tewas Tenggelam di Tukad Mati Saat Memetik Bayam

Jum Jan 5 , 2024
Ditemukan Mengambang
IMG_20240105_182512

Berita Lainnya