MANGUPURA-fajarbali.com | Pameran industri makanan dan minuman (F&B) berskala internasional, Bali Interfood 2026, resmi dibuka di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) pada Rabu (2/9/2026). Gelaran ke-7 yang berlangsung hingga 4 September 2026 ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan berbagai sektor, mulai dari hospitality, bakery, kopi, hingga teknologi pengolahan pangan. Diselenggarakan oleh Krista Exhibitions Group, pameran ini menghadirkan 110 peserta termasuk 35 UMKM dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-32 Krista Exhibitions.
Pameran ini tidak sekadar menjadi tempat bertemunya para pelaku bisnis, tetapi juga wadah pertukaran inovasi dan teknologi pangan global. Kehadiran peserta internasional memberikan warna tersendiri dalam mendorong penguatan ekosistem kuliner dan pariwisata Bali agar semakin berdaya saing di kancah dunia.
Sinergi Global dan Ruang Akselerasi UMKM Lokal
Bali Interfood 2026 menjadi titik temu lintas negara yang memperlihatkan perkembangan industri pariwisata dan teknologi F&B modern. Peserta mancanegara yang hadir mencakup produsen dan distributor dari China, Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Jepang, dan Prancis. Selain memamerkan produk internasional, ajang ini memberikan ruang promosi khusus bagi 35 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk delapan UMKM lokal Bali yang memiliki peran vital dalam mendukung sektor pariwisata.
CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim menegaskan komitmennya untuk terus membesarkan peran UMKM lokal pada penyelenggaraan mendatang. Langkah transformasi pameran juga disiapkan untuk menjangkau sektor pendukung hospitality yang lebih luas di Pulau Dewata.










