Praktis dan Interaktif: Meracik Lulur Tradisional Bermutu
Tidak hanya sekadar teori, para siswi SMK Saraswati 1 Denpasar juga diajak terlibat langsung dalam sesi workshop atau praktik pembuatan lulur tradisional. Di bawah bimbingan langsung tim ahli, siswi belajar mengenai standar kebersihan (higiene), takaran bahan yang presisi, hingga proses formulasi bahan alami seperti beras, kunyit, kopi, dan susu menjadi produk lulur yang siap pakai.
Aktivitas ini dirancang untuk membekali siswi dengan keterampilan teknis (hard skills). Hasilnya, para siswi sukses memproduksi lulur tradisional mereka sendiri yang tidak hanya wangi dan nyaman di kulit, tetapi juga memenuhi standar mutu kosmetik rumahan yang baik.
Mendorong Potensi Wirausaha Muda
Selain aspek kesehatan, kegiatan pengabdian ini juga menitikberatkan pada peluang ekonomi kreatif. Produk kosmetik berbasis bahan alam saat ini tengah menjadi tren global dan memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran.
Pihak SMK Saraswati 1 Denpasar memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kepala Sekolah SMK Saraswati 1 Denpasar, Gek Ayu Hendrastuti, S.Sos., M.M. menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi kurikulum sekolah.
"Kami sangat berterima kasih kepada Tim PKM Fakultas Farmasi Universitasn Mahasaraswati Denpasar atas ilmu dan keterampilan praktis yang dibagikan kepada siswi dan guru kami. Ini bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan bekal berharga bagi anak didik kami. Kami berharap kreativitas ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa dikembangkan oleh siswi menjadi ide bisnis/wirausaha baru di bidang kecantikan herbal setelah mereka lulus nanti," tutur kepala sekolah. [rel]










