Semarak Teknas Festival P5

Selain seminar, juga diadakan pameran kompetensi dan pameran kewirausahaan yang merupakan rangkaian dari Teknas P5 Festival. P5 merupakan singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

 Save as PDF
(Last Updated On: 10/12/2023)

FOTO: Seminar “Literasi, Numerasi, dan Berwirausaha”, salah satu rangkaian kegiatan Teknas P5 Festival.

 

DENPASAR – fajarbali.com | Guna meningkatkan pemahaman dan minat peserta didik dalam berwirausaha, SMK Teknologi Nasional menggelar Seminar bertema “Literasi, Numerasi, dan Berwirausaha” Jumat (8/12/2023) di sekolah setempat.

Selain seminar, juga diadakan pameran kompetensi dan pameran kewirausahaan yang merupakan rangkaian dari Teknas P5 Festival. P5 merupakan singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Kepala SMK Teknas, Dr. Ni Wayan ‘Agek’ Parwati Asih, S.Pd.,M.Pd., mengatakan, minat peserta didik untuk terjun dalam berwirausaha masih minim, untuk itu SMK Teknas mendorong minat dan pemahaman peserta didiknya lewat seminar wirausaha.

“Karena ini merupakan pendidikan vokasi tentu kita sangat berharap bahwa di SMK teknas ini nanti akan ada embrio – embrio pengusaha,  jadi kita akan ada bibit-bibit pengusaha dan kedepannya tentu mengantarkan mereka menjadi seorang wirausaha yang sukses,” ujar Agek sapaan karibnya.

Sebagai lembaga pendidikan vokasi, lanjut dia, harapan para orangtua menyekolahkan anaknya di SMK adalah untuk siap bekerja, atau pun berwirausaha setelah lulus nanti. Berdasarkan hasil tracer study, lulusan SMK Teknas rata-rata sudah bekerja dan sebagian berwirausaha.

“Dari data yang sudah ada, kita ingin para lulusan yang sudah berwirausaha didata kembali, bagaimana potensi wirausaha mereka di luar dan kita ingin ikut berkontribusi dalam pengembangan wirausaha mereka,” kata Agek.

Untuk itu, pihakanya menggandeng berbagai organisasi wirausaha dan guru tamu yang dapat berkontribusi langsung  terhadap Sekolah. “SMK itu tanpa industri tidak bisa berjalan dan tidak bisa berkembang maka dari itu kita sangat membutuhkan support dari berbagai industri,” imbuhnya.

Para narasumber yang hadir Nyoman Hartini, SH, selaku Owner CV Manik Galih, I Gede Putu Krisna Juliharta, ST.,MT., selaku Ketua Relawan TIK Provinsi Bali, Defria Amelia Kirana, ST.KOM.,MMSI., selaku Founder of Haluan dan  Wahyu Setiyarini, ST.,SE., selaku Consultant Outsourching PT. TMJ.

Narasumber Defria Amelia Kirana dalam pemaparan materinya menyampikan, cara memulai menjadi seorang wirausaha dengan memberikan infromasi yang relate dengan kehidupan anak SMK seperti misalnya kisah ‘percintaan’.

“Jadi saya menceritakan bagaimana caranya menemukan pasangan, valuenya  bagaimana dan itu kita relatekan ke bisnis bahwa sebenarnya itu semua serupa antara kehidupan dengan bisnis itu sebenarnya sejalan,” jelas Defria.

Menurutnya, diusia 12 sampai 15 tahun, adalah masa dimana mereka (peserta didik,red) mencari tahu kesukaannya, disnilah mereka memerlukan bantuan untuk dimaksimalkan potensi nya untuk bisa menjadi wirausaha ke depannya.

“Tips menjadi entrepreneur dibutuhkan kreativitas harga mati semangat nggak boleh kasih kendor,” ujarnya. Teknas P5 Festival, berlangsung selama dua hari, diisi dengan pameran kewirausahaan, projek P5, pameran kompetensi, pergelaran projek P5 tema kearifan lokal Cupak Grantang, presentasi produk P5 tema Gaya Hidup Berkelanjutan, penampilan akustik, pemenang puisi tingkat nasional, Desiminasi Duta Hijau SMK Teknas dan seminar literasi, Numerasi dan berwirausaha. (Gde)

 Save as PDF

Next Post

Perbanyak Lubang Biopori, Tak Perlu Risau saat Kemarau

Ming Des 10 , 2023
PKM dan Baksos mengusung tema "Biopores for Water Resources Sustainability" atau Biopori untuk Kelestarian Sumber Daya Air.
fst

Berita Lainnya