MANGUPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kisruh pemilihan perbekel (Pilkel) Desa Angantaka, Kecamatan Abiansemal tak kunjung menemukan titik terang. Bahkan, DPRD Badung bersama eksekutif bahkan sampai menggelar rapat membahas permasalahan tersebut, Kamis (18/2/2021).
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Badung I Putu Parwata dan Wakilnya I Wayan Suyasa dan I Made Sunarta serta dihadiri oleh Pelaksana harian (Plh) Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, sejumlah anggota Dewan Badung, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa serta OPD terkait di ruang Rapim DPRD Badung.
Ketua DPRD Badung I Putu Parwata meminta, agar pemerintah tidak berbenturan dengan masyarakatnya sendiri. Sehingga diputuskan lembaga DPRD Badung akan mengeluarkan rekomendasi kepada pemerintah untuk menyikapi kisruh Pilkel Angantaka.
“Sebelum pelantikan agar semua ini clear. Kami akan keluarkan rekomendasi kepada pemerintah untuk dijadikan acuan dalam menyelesaikan masalah ini. Sehingga, kita tidak bersengketa dengan rakyat. Masak rakyat kita ajak bersengketa, itu kan warga kita,” kata Parwata.
Rekomendasi yang dimaksud kata Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung yakni pertama, agar dilakukan musyawarah mufakat dengan beberapa pihak, mulai dari calon, BPD, panitia dan panitia pelaksana terhadap sengketa yang diadukan. Musyawarah dan mufakat dengan mempertemukan para pihak yang bersengketa, kata Parwata sudah diatur secara tegas pada Perbup 30/2016 pasal 60.
"Kami mau rohnya demokrasi ini dibangun secara jujur, adil, aman, damai dan mengedepankan musyawarah mufakat. Kalaupun ada celah hukum yang harus dijalankan, kita tidak masuk kesana. Kita dorong persamaan persepsi antara pemerintah dengan Dewan sama," terangnya.










