“Peran juru bicara semakin kompleks. Empat elemen yang harus dimiliki oleh juru bicara integratif yaitu leadership communication, sense making, stakeholder communication, dan pemahaman strategic decision making sehingga memiliki dampak berkelanjutan yang positif,” ujar Benny Siga Butarbutar.
Lebih lanjut dijelaskan oleh Benny, bahwa peran juru bicara bukan hanya sebagai penyampai informasi, melainkan sebagai aktor strategis yang turut berperan dalam membentuk persepsi publik, mengelola krisis komunikasi, serta menjaga kredibilitas dan legitimasi institusi yang diwakilinya.
Pendekatan dalam buku tersebut memadukan perspektif manajemen komunikasi, ilmu politik, psikologi massa, dan etika. Pembahasannya tidak terbatas pada aspek teknis profesi juru bicara, tetapi juga menyoroti berbagai dilema yang muncul dalam praktik komunikasi politik dan pemerintahan.
Salah satu persoalan yang diangkat adalah bagaimana juru bicara menyeimbangkan loyalitas kepada pimpinan dengan tanggung jawab kepada publik, tuntutan kerahasiaan dengan kebutuhan transparansi, serta fungsi persuasi dengan risiko bergesernya komunikasi menjadi propaganda.
Melalui pendekatan multidisipliner yang memadukan manajemen komunikasi, ilmu politik, psikologi massa, dan etika. Buku ini menawarkan sebuah peta jalan yang komprehensif untuk memahami dunia juru bicara .
Empat Perspektif Diskusi Buku Peran Juru Bicara
Pembahasan buku dilakukan dengan menghadirkan empat perspektif yang saling melengkapi, yakni perspektif akademik, pemerintah, korporasi dan praktisi komunikasi publik, serta media.










