Ingin Sehat? Yuk Ikut Yoga Gratis di Kampus Unhi

DENPASAR-fajarbali.com | Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar secara rutin melaksanakan yoga gratis setiap Sabtu pagi di halaman kampus setempat, Jalan Sanggalangit, Trengguli, Denpasar, Timur.



Masyarakat umum, segala usia dan dari kepercayaan apapun dipersilakan datang. Di bawah bimbingan instruktur yoga berpengalaman, Dr. I Gusti Bagus Wirawan, M.Si., peserta bakal merasakan sensasi keseimbangan fisik, psikis dan spirit menuju harmonisasi kehidupan.

Ditemui usai kegiatan yoga massal di kampus setempat, Sabtu (17/2/2018), Bagus Wirawan memaparkan, peserta yang hadir diberikan Ata Yoga yang merupakan bagian dari yoga besar. Ata yoga, kata dia, lebih dikonsentrasikan pada gerakan tubuh. Karenanya, dalam latihan ada beberapa tahapan.



Pertama, masih menurut Bagus Wirawan, diawali dengan melantunkan Gaya Tri Mantra sebanyak tiga kali, dan Pranawa Om sebanyak lima kali. Hal ini dimaksudkan membersihkan lima lapisan badan, yaitu Panca Maya Kosa, dari Anamaya Kosa sampai Ananda Maya Kosa. “Untuk peserta non-Hindu, jangan khawatir, kami persilahkan melantukan sesuai ajaran masing-masing,” sebutnya.

Pembersihan lapisan tersebut dianggap sangat penting untuk membersihkan diri dari makanan dan minuman yang kita konsumsi, hingga menembus lapisan kebahagiaan. “Pada dasarnya, yoga adalah ke dalam, mulat sarira (introspeksi), masuk kelapisan badan itu sampai bertemu dengan sang jati diri untuk mencapai kesehatan dan kebahagiaan,” ujar dia.




Setelah itu, dia menjelaskan, peserta diajak masuk ke tahap peregangan, yang bertujuan meregangkan semua otot organ tubuh. Peregangan berfungsi untuk mengeluarkan gas yang berlebihan di lambung dan persendian.

Selanjutnya, masuk ke Surya Namaskara, yakni pemujaan kepada Sang Surya melalui Asana. Versi Unhi disebut ada tiga jenis Surya Namaskara. Tahap terakhir, adalah Asanas, yang menyasar konsentrasi pada titik-titik otot. Meliputi, Wereksa Asanas untuk otot dan syaraf kaki, Tri Guna Asanas untuk menguatkan otot ginjal, Kemuka Asanas berkaitan dengan otot di dada paru-paru dan jantung.




“Setelah itu baru kita lakukan rileksasi untuk memeberikan kesempatan bagi semua otot kita yang telah direfleksi tadi. Relaksasi juga bertujuan memberi kesempatan tujuh kelenjar endokrin untuk bekerja secara seimbang, sehingga tubuh sehat, pikiran tenang,” tutupnya. (Gde)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Giri Prasta Serahkan Dana Ogoh-Ogoh kepada 536 ST se-Badung

Ming Feb 18 , 2018
MANGUPURA-fajarbali.com | Pemerintah Kabupaten Badung kembali menyerahkan dana Kreativitas bagi Sekaa Teruna (ST) se-Badung untuk pembuatan ogoh-ogoh menyambut hari Nyepi tahun saka 1940 tahun 2018.