Desa Tukadmungga Berhasil Tangani Stunting

BKKBN

Foto: KAMPANYE Percepatan Penurunan Stunting di Desa Tukadmungga, Kacamatan/Kabupaten Buleleng, Senin (14/8).

 

BULELENG – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Plh. Perbekel Desa Tukadmungga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, Gede Mangku Suryaban, melaporkan, wilayahnya terdiri dari empat banjar dengan total penduduk 4. 374 jiwa.

Di bawah naungan Puskesmas Buleleng II, pihaknya rutin menggelar layanan kesehatan bagi warga, meliputi baduta, balita, ibu hamil dan lansia.

Berdasarkan data terbaru, jumlah ibu hamil di desanya sebanyak 69 orang. Balita 218 orang. "Astungkara (syukur-red) tidak ada kasus bayi stunting di desa kami. Semoga bertahan ke depannya," harap Gede Mangku saat memberikan sambutan "Kampanye Percepatan Penurunan Stunting" di Desa Tukadmungga, Kacamatan/Kabupaten Buleleng, Senin (14/8).

Pihaknya senantiasa memohon bimbingan kepada pemerintah daerah, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai koordinator percepatan penurunan stunting dan Komisi IX DPR RI sebagai mitra terkait.

Tokoh masyarakat Buleleng yang juga dokter spesialis kandungan, I Nyoman Sutjidra menjadi salah satu pembicara dalam kegiatan Kemitraan BKKBN dengan Komisi IX DPR RI tersebut.

Kegiatan bertema edukasi kesehatan itu, diikuti sekitar 400 warga. Didominasi ibu-ibu. Sutjitdra berharap ada kegiatan selanjutnya, lebih banyak melibatkan ibu-ibu usia produktif karena materinya juga menyangkut kesehatan reproduksi.

Mantan Wakil Bupati Buleleng dua periode itu menyebut, prevalensi stunting di Bumi Panji Sakti relatif tinggi, sekitar 11 persen. Sedikit meningkat di era pemerintahannya, di angka 8 persen.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top