“Kami petani bukan hanya menjadi penjaga kebun, tetapi juga menjadi penjaga nilai. Ketika kami mampu memahami data karbon dari kebun sendiri, kami memiliki dasar yang lebih kuat untuk berbicara tentang keberlanjutan, nilai lingkungan, dan peluang ekonomi dari karbon,” ujar Ana Setyowati. (M-001)










