Cegah IMS, HIV/AIDS dan Bangun Kesadaran Lingkungan Sejak Dini, Tim PkM Unwar Sasar SMAN 1 Payangan

u10-IMG-20251231-WA0008
Tim PkM Unwar di lokasi pengabdian, SMAN 1 Payangan, Kabupaten Gianyar.

Lebih lanjut ia memaparkan, Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan infeksi yang ditularkan melalui kontak seksual, baik melalui genital, anal maupun oral.

"IMS dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan serius, termasuk infertilitas, kehamilan ektopik, dan peningkatan risiko tertular human immunodeficiency virus (HIV)," kata dr. Shinta.

Mengutip data Dinas Kesehatan Gianyar, kasus HIV dilaporkan meningkat di kabupaten Gianyar dengan total masyarakat di Gianyar yang terjangkit HIV sebanyak 741 orang sejak tahun 2020 hingga pertengahan tahun 2024.

Beberapa faktor risiko yang berkontribusi terhadap penyebaran IMS termasuk perilaku seksual berisiko, kurangnya pendidikan tentang kesehatan seksual, dan stigma sosial yang sering kali menghalangi individu untuk mencari pengobatan.

"Setelah kami kaji, bahwa mitra (murid SMAN 1 Payangan) pengetahuannya masih rendah tentang penyakit menular seksual dan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga kami fokuskan memberi edukasi melalui beberapa metode," ungkap dr. Shinta.

Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dan pelatihan secara luring disertai dengan evaluasi sebelum dan setelah kegiatan. Pembagian flyer yang berisikan edukasi dapat membantu mengedukasi masyarakat mengenai infeksi menular seksual sejak dini dan mengurangi risiko penularan lebih lanjut.

dr. Shinta berpendapat, IMS merupakan masalah kesehatan yang kompleks. Melalui pendidikan, pencegahan, dan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan, diharapkan angka kejadian IMS dapat ditekan, serta dampak IMS terhadap individu dan masyarakat dapat diminimalkan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top