Gede Dana Minta Generasi Muda Kampanyekan Anti Narkoba Dan HIV/AIDS

(Last Updated On: )

AMLAPURA – fajarbali.com | Ketua DPRD Karangasem I Gede Dana mengajak kalangan generasi muda untuk ikut bersama-sama mengkampanyekan gerakan anti narkoba dan HIV/AIDS. Hal itu dikatakan Gede Dana saat menghadiri sosialisasi penyalaggunaan Narkoba dan HIV/AIDS di wantilan kantor DPRD Karangasem,Sabtu (7/3/2020) yang dihadiri sekitar 600 peserta dari kalangan siswa SMA/SMK, Mahasiswa, dan OKP di Karangasem. 

 

 

Sosialisasi Narkoba dan HIV/AIDS sendiri digelar oleh DPC PDI Perjuangan, dengan menghadirkan narasumber, AKBP Ketut Artha, kepala BNN Kabupaten, I Wayan Suartama dari Dinas Kesehatan Karangasem. Dalam kesempatan itu, Gede Dana meminta kepada kalangan generasi muda untuk bersama-sama bergandengan tangan dengan pemerintah dalam memerangi bahaya narkoba, HIV/AIDS. “Para siswa, mahasiwa dan Pemuda kita ajak bersama-sama mencegah dan menanggulangi bahaya narkoba dan HIV/AIDS,” ujarnya. 

 

Pihaknya selaku ketua DPRD Karangasem, menghimbau kepada pihak-pihak yang berkaitan untuk lebih aktif menggelar sosialiasi. Bahkan,pihaknya pun mendorong pemerintah jika memerlukan anggaran, lembaga dewan akan melakukan pengawalan di badan anggaran. “Lembaga dewan akan mengawal jika memang ada dirancang, kami ingin generasi muda Karangasem benar-benar menjadi SDM unggul tanpa Narkoba,” ujarnya lagi. 

 

Gede Dana juga mengatakan, penyuluhan sangat penting mensosialisasikan bahaya narkoba dan HIV/AIDS. Kedepan, sosialisasi digelar sampai ketingkat banjar. Tidak itu saja, kampanye anti narkoba juga bisa dikakukan bukan saja pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat. “Ini untuk melindungi generasi muda kita, karena merekalah yang nanti melanjutkan kepemimpinan,” ujarnya lagi. 

 

Meski secara umum, Karangasem penyalahgunaan narkoba di Bali masih rendah, namun upaya pencegahan sangat penting untuk dilakukan. Gede Dana juga mengisyaratkan bakal membuat kejutan untuk mengadakan tes urine di lembaga dewan. “Kalau itu ditunggu saja, sebagai pejabat pemerintah jangan coba-coba memberikan contoh yang buruk, tentu arah kesana ada, ditunggu saja,” ujarnya lagi. 

 

Sementara dalam sosialisasi narkoba, dan HIV/AIDS,selain diberikan sosialiasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS, pantia juga menghadirkan salah satu mantan pengguna narkoba ditengah-tengah peserta untuk memberikan testimoni, bagaimana narkoba sempat membuat hidupnya berada dibalik jeruji besi. (bud),

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Tunjukan Karangasem Masih Aman Dikunjungi, Pemkab Gelar Free Tour dan Statement dengan tagline "Karangasem is Safe"

Sel Mar 10 , 2020
(Last Updated On: )AMLAPURA – fajarbali.com | Merabaknya isu virus corona tak bisa dipungkiri membuat pariwisata Karangasem mengalami penurunan. Untuk memulihkan citra bahwa Karangasem masih aman dikunjungi, bupati Karangasem IGA Mas Sumatri mengajak jajaran forkompinda menggelar acara free tour dan statement dengan tagline Karangasem is Safe, di taman Tirta Gangga, […]

Berita Lainnya