Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil, Pemkab Karangasem Tetap Gelar Pasar Murah

(Last Updated On: )

Bupati I Gede Dana memantau Pelaksanaan Pasar Murah di Balai Teruna Desa Adat Timbrah, Desa Pertima Kecamatan Karangasem

AMLAPURA-fajarbali.com | Meski harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar raktay dalam Minggu terakhir Juni 2024 ini, pemkab Karangasem melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan tetap menggelar pasar murah bagi Masyarakat. Pasar murah digelar dalam upaya Pengendalian Inflasi yang dipantau langsung bupati Karangasem, I Gede Dana di Balai Teruna Desa Adat Timbrah, Desa Pertima Kecamatan Karangasem, Selasa (2/7)

 

Kadis Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, I Gede Loka Santika, menyampaikan,pasar Murah tahap II ini diadakan di delapan Kecamatan dari tanggal 2 Juni  sampai dengan 23 Juni 2024. Sebelumnya, kata Loka Santika, pihaknya  juga telah dilaksanakan Pasar Murah sebanyak 10 kali yang merupakan pelaksanaan Tahap I di 8 Kecamatan serta dua kali menjelang hari raya keagamaan. “Melihat perkembangan dari hasil pemantauan harga bahan pokok di pasar rakyat dalam Minggu terakhir Juni, harga kebutuhan pokok cukup stabil,” ujarnya.

 

 Loka Santika mengatakan, harga beras medium I di pasaran masih kisaran Rp.14.000 per-kg, Beras super I Rp.15.000 perkg, harga minyak goreng Sovia Rp. 18.000 perkg, Cabai rawit merah Rp. 30.000 perkg, Cabai Merah besar Rp. 50.000, Bawang putih Rp 35.000 perkg, Gula  Rp. 19.000 perkg,dan  Telur ayam ras Rp. 27.000 perkg. “Pasar murah hari ini dilaksanakan di Balai Teruna Desa Adat Timbrah, Desa Pertima dengan melibatkan Tujuh Distributor,” ujarnya lagi.

 

Loka Santika juga menambahkan, didalam Pasar Murah ini masyarakat bisa membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)  dengan harga Rp.58.000 / 5 kg, sedangkan harga di pasar berkisar 62.500 per 5 kg. Sementara,  untuk LPG Tabung 3 kg harga Rp. 18.000 sedangkan di pasar berkisaran Rp. 20.000 sampai 22.000 per tabung.

 

Sementara itu, Bupati Karangasem, I Gede Dana mengharapkan, program pasar murah bagi Masyarakat ini dapat terus dilanjutkan sehingga bisa membantu Masyarakat. Meskipun, sebutnya, harga kebutuhan pokok masih stabil di pasar rakyat tetapi melihat perkembangan Hari raya keagamaan tentunya kebutuhan masyarkat juga mengalami peningkatan. “Ini merupakan Upaya kami (Pemerintah daerah) untuk membantu Masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok yang bisa dijangkau,” ujarnya.

 

Bupati juga mengharapkan, pasar murah bisa rutin digelar dengan menyasar seluruh desa sehingga pelaksanaan pasar murah tidak difokuskan di kecamatan. Apalagi, pendapatan Masyarakat yang rendah jusru ada di desa-desa. “Kalau bisa dilaksanakan di seluruh Desa, tentunya tetap melibatkan para distributor,” ujarnya lagi. W-016

Next Post

Mengenal Komplikasi Diabetes Melitus

Kam Jul 4 , 2024
American Diabetes Association melaporkan bahwa setiap 21 detik ada satu orang yang terkena kencing manis. Diperkirakan jumlah penderita mencapai 350 juta pada tahun 2025, lebih dari setengahnya berada di Asia, terutama India, China, Pakistan dan Indonesia.

Berita Lainnya