Perlu Peran Legislator Dapil Bali Guna Bawa Dana APBN
“Tentu kita harus melakukan usaha dengan melobi. Kita punya DPR RI dapil Bali sangat berperan memperjuangkan dana tersebut,” paparnya saat ditemui beberapa hari lalu.
“Tentu kita harus melakukan usaha dengan melobi. Kita punya DPR RI dapil Bali sangat berperan memperjuangkan dana tersebut,” paparnya saat ditemui beberapa hari lalu.
“Kemudian juga Pemprov Bali sudah mengembangkan, yang dikembangkan sebagai warisan budaya yang adi luhung masyarakat di Bali. Mengingat tanaman obat di Bali sangat banyak sekali, bisa digunakan pengobatan,” ungkapnya.
“Secara prinsip Pemprov Bali sudah siap. Kami siapkan posnya Rp 250 miliar untuk Pilkada. Pilpres dan Pileg itu kan anggarannya dari pusat,” ungkapnya, Selasa (18/04).
Ketua DPC Gerindra Gianyar I Wayan Tagel Arjana mengaku senang dengan bergabungnya Bajera yang dia nilai sebagai salah satu tokoh masyarakat di Ubud.
Setidaknya ada pendaftar yakni sekitar 40 orang dan dari 40 orang calon pendaftar itu sekurang kurangnya sebesar 30 persen adalah quota perempuan.
“Media ini, kita harapkan bisa mendapatkan masukan terhadap Perlindungan Anak, baik itu kepada DPRD Bali maupun Pemerintah. Ditambah lagi dengan sosialisasi betapa pentingnya perlindungan anak,” ujarnya.
“Kami di DPD PDIP Bali tidak ada memutuskan sanksi, kami menyerahkan sepenuhnya pada DPP sesuai aturan partai,” tandasnya.
“Saya tidak maju lagi di Pileg 2024. Saya mau ada regenerasi. Saya juga mendorong Putu Sika untuk maju jadi Caleg,” katanya.
“Membantu tidak hanya berbentuk uang, ada juga bantuan yang lain. Bali tidak istimewa, tapi UU (Provinsi Bali) sudah sangat istimewa,” pungkasnya.
“Kita tahu sejarahnya itu, beliau (Gubernur Koster) mengundang kita bersama Dirjen. Dalam prosesnya itu sangat detail sekali, kalau ini tidak ada peran Pak Gubernur, mungkin ini tidak akan gol. Kita akui itu, dan masyarakat Bali harus mengakui itu,” ujar Kariyasa Adnyana.