“Menjadi tier 1 ASKI adalah pencapaian strategis. Status ini membuktikan bahwa UMKM lokal sangat mampu masuk dan bersaing di rantai pasok industri otomotif nasional, asal mau berbenah dan mengikuti standar industri yang tinggi,” tambah Ali Haris.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pengurus Yayasan Astra - Yayasan Dharma Bhakti Astra, Rahmat Samulo. Ia mengatakan, melalui Yayasan Astra - Yayasan Dharma Bhakti Astra, Astra terus mendampingi UMKM agar mampu naik kelas. Kisah PT Arkha Industries Indonesia menjadi bukti nyata komitmen ini. Berdiri sejak 2014 dengan omzet per tahun di bawah Rp2 miliar / tahun dengan puluhan karyawan, PT Arkha Industries Indonesia masih tergolong usaha Mikro. "Sejak dibina Yayasan Astra - YDBA pada 2022 omzet pada tahun 2025 menjadi sebesar Rp34,96 miliar dengan tenaga kerja sebanyak 221 karyawan. Arkha yang saat ini menjadi usaha Menengah mempunyai area pabrik 17.000 meter persegi. Pencapaian ini menegaskan bahwa dengan pembinaan yang konsisten, UMKM binaan siap bersaing dan memenuhi standar tinggi di rantai pasok industri otomotif nasional,” ucapnya.
ASTRAtech Cetak Talenta Unggul Industri Otomotif Lewat Program Standar Meister Jerman.
Selain menghadirkan pembinaan UMKM/IKM, Yayasan Astra melalui ASTRAtech mengembangkan sumber daya manusia unggul melalui ASTRAtech Dual System sebuah model pembelajaran yang mengintegrasikan proses pendidikan di kampus dengan pendalaman kompetensi dan pengembangan karakter sejak awal secara langsung di industri Grup Astra dan oleh berbagai mitra.










