Yayasan Astra Tegaskan Komitmen Perkuat Ekosistem Industri Otomotif Melalui Showcase UMKM/IKM dan SDM Unggul Dalam Rangkaian GIIAS 2026

Foto-4
Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa (kedua kiri) didampingi Wakil Direktur I ASTRAtech Tonny Pongoh (paling kiri) dan Ketua Pengurus Yayasan Astra - Yayasan Dharma Bhakti Astra (Yayasan Astra - YDBA) Rahmat Samulo (paling kanan), dan Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) Anton Kemal Tasli Kumonty (kedua kanan) sedang menyimak proses welding simulator yang menjadi display media belajar ASTRAtech di booth Yayasan Astra pada Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. (Yayasan Astra)

Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan terhadap kolaborasi antara dunia industri, pendidikan vokasi, dan pemerintah dalam memperkuat daya saing industri otomotif nasional. Melalui pembinaan UMKM/IKM yang berkelanjutan serta pengembangan talenta vokasi berstandar industri, Yayasan Astra terus berkomitmen menghadirkan kontribusi nyata dalam membangun rantai pasok industri yang lebih kuat dan menyiapkan SDM unggul yang siap menjawab kebutuhan industri masa depan.

UMKM Binaan Naik Kelas, PT Arkha Industries Indonesia Buktikan Dampak Pembinaan YDBA
PT Arkha Industries Indonesia (Arkha), UMKM manufaktur otomotif dengan kompetensi utama pada proses painting plastik dan logam, menjadi UMKM binaan Yayasan Astra – YDBA sejak 2022. Melalui pendampingan yang berfokus pada peningkatan aspek Quality, Cost, and Delivery (QCD), perusahaan berhasil bertransformasi hingga meraih penghargaan UMKM Mandiri Terbaik 2024 dan menjadi pemasok tier 1 PT Astra Komponen Indonesia (ASKI) setelah melalui proses audit kapasitas produksi, standar mutu, dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Produk hasil kompetensi painting Arkha turut ditampilkan di Booth Yayasan Astra selama penyelenggaraan GIIAS 2026.

“Sejak pembinaan Yayasan Astra – YDBA, perjalanan bisnis kami benar-benar berubah drastis. Kami dibimbing langsung membenahi fondasi usaha, khususnya disiplin QCD, mulai dari menjaga kualitas painting agar zero defect, efisiensi biaya, hingga pengiriman yang tepat waktu,” ujar Pemilik PT Arkha Industries Indonesia, Mad Ali Haris.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top