Tembak Teman dengan Senapan Angin Hingga Tewas, Ditangkap di Probolinggo

(Last Updated On: )

PETANG -fajarbali.com |Tiga hari diselidiki, anggota Polsek Petang meringkus Asmar di kampung halamannya di Probolinggo Jawa Timur, Selasa (21/4/2020). Buruh proyek ini terlibat kasus penembakan menggunakan senapan angin hingga menewaskan temannya, Ahmad Jaini (25). 

Menurut Kasubag Humas Polres Badung Iptu Ketut Gede Oka Bawa, tersangka Asmar ditangkap di kampung halamanya di Probolinggo Jawa Timur, Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 22.00 Wita. Asmar langsung digiring ke Mapolsek Petang untuk menjalani pemeriksaan.

“Tersangka Asmar mengakui perbuatanya menembak korban Ahmad Jaini dengan senapan angin,” ujar Iptu Oka, Kamis (23/4/2020).

Perbuatan itu terjadi di bedeng pembangunan gedung Paud, Desa Petang, Petang Badung, pada Minggu (19/4/2020) sekitar pukul 12.30 Wita. Siang itu para buruh proyek sedang beristrahat termasuk korban, tersangka dan tiga temannya saksi Sardi (60), Fadil (45) dan Imam Hanafi (38). Saksi Imam naik ke bedeng dan melihat ada senapan angin.

Ia mengisi senapan itu dengan peluru untuk menembak burung yang hinggap di atas pohon kelapa. Namun karena senapan angin macet, saksi tidak bisa menggunakannya dan menaruh kembali senapan tersebut ditempat semula. Beberapa menit kemudian, datanglah Asmar melihat senapan angin itu dan mengambilnya. Ia tidak mengetahui senapan itu sudah berisi peluru.

Pria asal Probolinggo Jawa Timur itu kemudian memanggil nama korban Ahmad Jaini yang berada didekatnya, namun tidak dijawab. Kebetulan saat itu korban asal Jember Jawa Timur sedang menelpon istrinya.

Sambil menunggu jawaban, tersangka Asmar memain-mainkan senjata itu dan tetap mengarahkan laras senjata ke arah perut korban. Tanpa sadar, Asmar menarik pelatuk sehingga terdengar suara ledakan. Korban langsung tersadar dan berteriak ke tersangka bahwa senapan itu berisi peluru.

Akibat luka tembak itu, korban yang masih tersadar dan bisa diajak bicara dilarikan ke Puskesmas Petang. Namun kondisinya makin parah, korban dibawa ke RSU Mangusada Kapal Mengwi Badung. Karena peluru masih bersarang disekitar perut akhirnya dokter membuat rujukan ke RSUP Sanglah, Denpasar.

Nahas, beberapa jam mendapatkan perawatan, Ahmad Jaini menghembuskan nafas terakhir.  “Tersangka lalai sehingga menyebabkan orang lain meninggal,” ujar Iptu Oka. (hen)

 Save as PDF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sebelas Pejabat Diambil Sumpahnya Suradnyana, Kerja Bergotong Royong Ditengah Pandemi Covid-19

Kam Apr 23 , 2020
Dibaca: 20 (Last Updated On: )SINGARAJA – fajarbali.com | Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana melantik sebanyak 11 Pejabat Struktural dan Fungsional Jenjang Utama di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Kepada para pejabat yang baru dilantik, ditekankan untuk melaksanakan seluruh tugas dan tanggung jawab secara bergotong royong ditengah pandemi Covid-19 saat […]

Berita Lainnya