Terbukti “Bertamu” ke Rumah Suwirta, Kadishub Klungkung Dinyatakan Langgar Kode Etik PNS

SEMARAPURA-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Kamis (1/3/2018) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung menjatuhkan rekomendasi kepada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti 'bertamu' ke rumah calon bupati, I Nyoman Suwirta.

Dalam rekomendasi Panwaslu, kedua ASN bersaudara ini, yakni Kadishub Klungkung, I Nyoman Sucitra dan adiknya Nengah Suardana yang merupakan guru di SMA Negeri 1 Banjarangkan dinyatakan tidak netral.

Anggota Panwaslu Klungkung, Tjokorda Raka Partawijaya memastikan Panwaslu memang sudah mengeluarkan rekomendasi. Hanya saja, pihaknya tidak menjatuhkan sanksi kepada dua ASN tersebut.

Keduanya hanya dinyatakan tidak netral dan melanggar etika terhadap diri sendiri. Hal ini sesuai dengan pasal 11 huruf C Peraturan Pemerintah Nomer 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS dipertegas dengan SE MenPAN RB Nomer B/71/M.SM.00.00/2017 tertanggal 27 Desember 2017 dan pasal 2 Huruf F UU Nomer 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Sejak Rabu (28/2/2018) rekomendasi tersebut sudah diserahkan ke Pjs Bupati Kkungkung, Wayan Sugiada untuk diteruskan ke Komisi ASN dan MenPAN-RB. Menurut Partawijaya, Panwaslu hanya memiliki kewenangan untuk mengeluarkan rekomendasi, sedangkan untuk sanksi akan dijatuhkan oleh atasannya. “Kita hanya mengeluarkan rekomendasi saja. Soal sanksi, nanti atasannya langsung yang menentukan sanksi,” tegasnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top