Revitalisasi Kintamani, Coop Coffee Foundation & UID Dorong Masa Depan Kopi Inklusif

2026-03-05-at-20.22.51
Gen-Z dan diplomasi kopi, menilik kolaborasi strategis di Starbucks Reserve Dewata.

Aksi nyata di lapangan telah ditunjukkan sejak Januari 2026 melalui distribusi pohon kopi siap tanam kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Kintamani. Target ambisius pun ditetapkan yakni penanaman 100.000 pohon kopi varietas B-1 kopyol pada Maret ini. “Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pemulihan kawasan Kintamani yang telah dirintis sejak dua tahun silam guna mengembalikan kejayaan kopi Bali,” jelas Reza di hadapan awak media.

Strategi yang diterapkan adalah mengembalikan sistem agroforestry atau hutan kopi. Model ini dipercaya sebagai solusi alami penyerapan karbon yang efektif dalam memitigasi dampak perubahan iklim. Untuk menjaga standar dan kredibilitasnya, aksi mitigasi ini dijalankan melalui komitmen standar karbon sukarela dan sertifikasi Plan Vivo, yang memposisikan petani kopi sebagai aktor penting dalam perdagangan karbon dunia.

Tak berhenti di sektor kopi, sinergi ini meluas melalui inisiatif HEAL yang melibatkan 45 pemimpin transisi energi dari berbagai latar belakang, mulai dari pembuat kebijakan hingga lembaga keuangan multilateral. Selama empat bulan, para peserta akan mengikuti perjalanan pembelajaran holistik yang mencakup lokakarya tatap muka dan kunjungan lapangan mendalam. Program ini dirancang untuk merespons tantangan riil proyek transisi energi secara otentik dan terintegrasi.

Model pembelajaran campuran (blended learning) ini sengaja difasilitasi untuk mewakili keberagaman perspektif. Dengan memahami sistem secara menyeluruh, diharapkan muncul koordinasi yang lebih solid antar pemangku kepentingan. Output yang diincar adalah lahirnya solusi inovatif, baik melalui instrumen kebijakan baru, inovasi keuangan, maupun penyiapan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan keadilan iklim.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top