Penyalahgunaan dan Penanganan Narkoba, Jadi Atensi Khusus Senator Ambara Putra

b38e6964-5137-4c27-b1e0-391f325f97d7

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa penanganan kasus narkotika terus meningkat, sementara anggaran BNN Bali cenderung menurun, menyoroti perlunya penyesuaian prioritas anggaran.

Usulan bermunculan, termasuk pentingnya BNN Bali bekerja sama dengan berbagai lembaga seperti pemerintah daerah, TNI, dan desa adat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, bahkan diperlukan suatu landasan hukum kepada pemerintah daerah untuk mendukung langkah BNNP.

Juga didalam konteks desa adat, baru 139 dari 1500 desa adat memiliki perarem untuk pencegahan narkotika. Sehingga, diusulkan agar setiap desa memiliki perarem atau aturan terkait masalah narkotika. Terkait program Desa Bersinar, baru 30 desa yang mengikutinya dari 750 desa di Bali. Ada kebutuhan untuk semua desa dinas di Bali untuk berpartisipasi dalam program ini dan alokasi anggaran desa perlu diarahkan ke upaya ini.

Usulan penting yang muncul dalam reses ini adalah untuk merevisi Undang-Undang Narkotika, yang antara lain mencakup Penegasan perlunya koordinasi yang baik antara BNN, Pemda, POLRI, dan TNI dalam pencegahan narkotika, Mendukung alokasi dana desa untuk program Desa Bersinar oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, serta Kementerian Keuangan dan Menekankan penggunaan jerat pidana hanya untuk mereka yang terlibat dalam jaringan narkotika, sementara para korban harus diberikan rehabilitasi, kerja sosial, atau pendekatan restorative justice.

Semua usulan ini disusun untuk mengatasi kekhawatiran dan skeptisisme masyarakat serta memberikan langkah-langkah konkret dalam menghadapi masalah narkotika di Bali dan secara nasional.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top