Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Desa Guwang, Manfaatkan Kearifan Lokal Banjar

IMG-20260806-WA0021
Pengabdian kepada masyarakat bertajuk "Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kearifan Lokal Banjar di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar".

GIANYAR-fajarbali.com | Salah satu program prioritas pemerintah dalam bidang kesehatan adalah penanggulangan Penyakit Tidak Menular (PTM). Hal ini disebabkan karena prevalensi PTM terus meningkat dan menimbulkan beban biaya kesehatan dan peningkatan angka kematian akibat PTM di Indonesia, termasuk Bali dan Kabupater Gianyar, khususnya .

Guwang merupakan salah satu Desa tujuan Wisata yang juga ditemukan masalah PTM dan faktor risiko seperti obesitas, kadar kolesterol darah tinggi serta pola makan yang kurang menerapkan gizi seimbang.

Pengabdi dari Poltekkes Kemenkes Denpasar, yakni Dr. Ni Komang Wiardani, SST. M.Kes., A.A. Nanak Antarini, SST. M.P. dan IGA. Sri Dhyanaputri, SKM., MPH., kembali turun melakukan pengabdian, Kamis (6/8/2026) bertempat di Desa Guwang, Sukawati, Gianyar.

Wiardani selaku Ketua Tim Pengabdi menjelaskan, hasil penelitian dan kajian awal studi pada masyarakat di desa Guwang menunjukkan 38,9 % memiliki status gizi lebih, dan mengalami obesitas sentral, 28,1% memiliki tekanan darah dan kolesterol tinggi >200 mg/dl.

Dilihat dari pola makan masyarakat, menurut Wiardani, sebagian belum menerapkan gizi seimbang, masih banyak mengonsumsi makanan dengan kolesterol tinggi, seperti lawar, sate babi yang dijual di sepanjang jalan desa maupun dikonsumsi saat upacara adat.

"Di Desa Guwang juga sudah mulai ditemukan warung-warung yang menjual makanan siap saji. Untuk itu, pencegahan dan penaggulangan PTM sangat pentig dilakukan memalui penerapan gaya hidup sehat," ungkap Wiardani.

Menurutnya, kearifan lokal sistem banjar merupakan salah satu budaya masyarakat Bali dengan memusatkan seluruh kegiatan melalui wadah banjar dan menggerakkan seluruh tokoh masyarakat, organisasi sosial masyarakat desa dan krama banjar untuk berpartisipasi aktif pada setiap kegiatan dengan ketentuan atau awig-awig yang diterapkan tiap banjar.

BACA JUGA:  Memperingati HKN 2023, Rotary Club Of Bali Taman Gelar Gebyar IVA Test Dan Sadanis 

Kegiatan umumnya dikoordinir oleh Kelian banjar atau Kelian adat setiap banjar. Adanya permasalahan PTM dan faktor risikonya yang ditemukan pada masyarakat Desa Guwang, maka upaya pencegahan PTM dalam kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat seperti kelian banjar /adat, organisisasi PKK, kader posyandu /posbindu dan keluarga (krama banjar) dengan sistem banjar sebagai keraifan lokal budaya yang ada di desa Guwang.

Ia berpandangan, Politeknik Kesehatan Denpasar sebagai institusi pendidikan di bidang kesehatan berkewajiban untuk membantu mengatasi permasalahan Kesehatan khususnya.

Pencegahan PTM di desa Guwang Melalui Kegiatan Msyarakat Dosen dan mahasiswa dalam bentuk pembinaan Wilayah berkelanjutan Kegiatan ini dikolaborasikan dan disinergikan dengan pelayanan Posyandu pada integrasi layanan Primer yang rutin dilakukan setiap bulan di masing-masing banjar yang ada.

Tujuannya untuk mencegah dan mengurangi risiko PTM dengan memberdayakan masyarakat (kelian banjar/adat, anggota PKK, kader posyandu/posbindu, anggota keluarga) dengan sistem banjar di Desa Guwang, melalui kegiatan pemeriksaan indikator kesehatan sebagai deteksi dini PTM, meningkatan pengetahuan pencegahan PTM melalui edukasi gizi dan kesehatan, meningkatkan keterampilan kader dan keluarga melalui pelatihan menu seimbang, dan perubahan periku hidup sehat cegah PTM dengan aktivitas fisik dan penerapan menu seimbang di tingkat keluarga.

Sasaran kegiatan ini berjumlah 65 orang yang terdiri dari kelian banjar, anggota PKK, kader posyandu/posbindu, dan anggota keluarga. Selama pelaksnaaan kegiatan ia mengaku masyarakat sangat antusias.

Kegiatan ini juga dirangkai pemeriksaan kesehatan dan senam bersama ntuk menigktakan aktivitas fisik, edukasi gizi dan demo menu makanan dengan gizi seimbang bagi keluarga.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, maka diharapkan upaya pencegahan PTM di Desa Guwang dapat dilakukan secara mandiri dan berkelanjutan dengan menggerakan seluruh komponen masyarakat pada setiap banjar. [gde]

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top