Pelajar SD Unjuk Kebolehan Lomba Menggambar Satua Bali

Juri berpendapat, kemampuan anak-anak peserta lomba tahun ini luar biasa, kalau dibandingkan dengan tahun lalu.

 Save as PDF
(Last Updated On: 12/02/2024)

Para pemenang Lomba Menggambar Satua Bali dalam ajang BBB tahun 2024.

DENPASAR- fajarbali.com | Keragaman gagasan yang ditunjukkan puluhan anak-anak yang tampil dalam ajang Wimbakara (lomba) Menggambar Satua Bali serangkaian Bulan Bahasa Bali (BBB) VI patut diapresiasi. Kecakapan anak-anak dalam memilih konteks tematik, pemilihan  warna, menarasikan tema tampak akurat dan lugas.

Sebanyak 68 anak dari seluruh Kabupaten Kota di Bali ikut ambil bagian dalam lomba menggambar Satua Bali tingkat SD se Bali  yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Bali, Senin (12/2/2024).

Dalam lomba menggambar dengan mengangkat cerita rakyat Bali, banyak karya yang dipertunjukan di antaranya kisah Ketimun Mas, Pedanda Baka, Jaya Prana, adapula mengangkat cerita calonarang dan sebagainya dengan beragam teknik berhasil dibuat dalam waktu dua jam. Kemampuan menuangkan ide anak-anak setingkat SD diakui tim dewan juri Dr. Drs. I Wayan Karja.

Dosen ISI Denpasar itu mengagumi kemampuan anak-anak begitu cepat dan lugas menggambar, mulai dari sketsa hingga mewarnai yang biasanya memerlukan waktu lama, namun mereka sangat cekatan menyelesaikan dengan baik .

“Kita amati kemampuan anak-anak peserta lomba tahun ini luar biasa, kalau dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkapnya.

Dikatakan, dari teknik pewarnaan, penguasaan terhadap keindahan, komposisi jauh luar biasa, ada peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain memajukan warna juga ada teknik -teknik kolaborasi seperti teknik krop , penggunaan pencil dicampur dengan cat cair, hasilnya sangat  beragam.

Sementara terkait dengan konteks tema, Karja mengakui pemahaman beberapa peserta harus diperhatikan.

“Masih perlu secara detail memperhatikan tema yang ditentukan panitia, sekarang temanya Jana Kerthi mengangkat manusia, beberapa peserta masih ada yang sama sekali tidak menampilkan manusia, cerita soal hewan, tapi secara umum peserta sudah mengadopsi tematik, hasilnya semuanya bagus, kita yang sulit menentukan yang mana juara,” ungkapnya.

Dalam lomba gambar satu Bali, akhirnya terpilih sebagai Juara (1)   I Made Arjuna Mahatma Putra Wijaya dari  SD Satya Sai,Denpasar Utara, dengan judul “Calonarang “ , diusulkan Juara (2) diraih  Kadek Puspitha Maharani, SD 3 Saraswati dan Juara (3) I Made Raisa Cempaka Aryana daru  SD N 18 Pemecutan. (gde)

 Save as PDF

Next Post

Keutuhan dan Persatuan Bangsa di Atas Segalanya

Sen Feb 12 , 2024
Hadapi perbedaan warna politik dengan tetap mengedepankan keutuhan persatuan bangsa.
8bc1b80f-c434-46ae-b522-bd644361e04a

Berita Lainnya