Kesetaraan Gender Bukan Sekadar Slogan Terutama dalam Bidang Pendidikan

IMG-20260310-WA0005
Dr. Ini Wayan Parwati Asih, S.Pd.,M.Pd.,CH.,C.Me.

e) Partisipasi dalam kepemimpinan pendidikan. Baik perempuan maupun laki-laki memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi guru, dosen, kepala sekolah, atau pemimpin di bidang pendidikan.

Kesetaraan gender dalam pendidikan bertujuan memastikan bahwa setiap individu memiliki peluang yang sama untuk belajar, berkembang, dan mencapai masa depan yang lebih baik, tanpa diskriminasi berdasarkan jenis kelamin.

Kesetaraan gender dalam bidang pendidikan sudah mengalami kemajuan, tetapi belum sepenuhnya tercapai. Artinya, ada banyak perkembangan positif, namun masih terdapat beberapa ketimpangan dan tantangan. Sudah ada kemajuan dalam akses pendidikan.

Di banyak negara, termasuk Indonesia, akses pendidikan antara perempuan dan laki-laki semakin seimbang. Data pendidikan menunjukkan jumlah siswa laki-laki dan perempuan di sekolah hampir sama di berbagai jenjang pendidikan.

Hal ini menunjukkan bahwa kesempatan untuk masuk sekolah dan melanjutkan pendidikan sudah lebih terbuka bagi semua gender. Namun masih ada kesenjangan di beberapa bidang.

Walaupun akses pendidikan semakin setara, ketimpangan masih terlihat pada bidang tertentu. Misalnya, perempuan masih lebih sedikit yang belajar atau bekerja di bidang teknologi, teknik. Selain itu, di beberapa wilayah dunia masih banyak anak perempuan yang mengalami hambatan untuk bersekolah karena faktor ekonomi, budaya, atau pernikahan dini. Masih ada tantangan global.

Menurut data pendidikan global, jutaan anak di dunia masih belum mendapatkan pendidikan, dan perempuan juga masih mendominasi kelompok orang dewasa yang tidak bisa membaca. Hal ini menunjukkan bahwa kesetaraan pendidikan masih menjadi tantangan di banyak negara.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top