SEMARAPURA-Fajar Bali, Sebanyak 22 desa di Kabupaten Klungkung akan menggelar Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak pada tanggal 30 Oktober 2026 mendatang. Jelang hajatan demokrasi tersebut, dilakukan Penandatanganan Pernyataan Bersama Deklarasi Damai Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak Kabupaten Klungkung Tahun 2026 di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Senin (12/10/2026).
Bupati Klungkung I Made Satria yang hadir dalam deklarasi tersebut mengatakan Pilkel Serentak merupakan wadah demokrasi tingkat desa untuk melahirkan sosok pemimpin yang amanah dan mampu memajukan desa. Seluruh calon perbekel, tim sukses, hingga para pendukung diimbau untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan sepanjang tahapan pemilihan.
"Saya mengajak seluruh pihak untuk memegang teguh tiga prinsip utama, yakni berkompetisi secara sehat dan santun tanpa hoaks maupun politik uang, siap menang dan siap kalah tanpa sikap jumawa, serta mengutamakan kerukunan antarwarga di atas segalanya," ujar Made Satria.
Lebih lanjut Bupati Satria juga menggarisbawahi pentingnya menjaga kondusivitas wilayah selama Pilkel berlangsung. "Boleh beda pilihan, tetapi kerukunan, persahabatan, dan persaudaraan antarwarga tetap harus dijaga dan menjadi yang paling utama," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Klungkung mengapresiasi kerja keras panitia penyelenggara serta jajaran TNI/Polri yang telah mengawal jalannya pesta demokrasi desa ini secara profesional. Ia berharap iklim aman dan damai ini terus terjaga hingga puncak pemungutan suara pada 30 Oktober 2026 mendatang.










